Kompas.com - 18/12/2017, 19:43 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAzwar Ferdian

Nusa Dua, KompasOtomotif - Kegiatan turing komunitas hampir dapat dipastikan melibatkan banyak kendaraan. Meski kecepatan kendaraan cenderung stabil, bukan berarti tingkat kewaspadaan mengemudi bisa diabaikan. Konsentrasi mengemudi mutlak dibutuhkan bila tidak ingin terjadi kecelakaan.

Potensi kecelakaan yang kerap terjadi saat turing adalah tabrakan beruntun. Meski sudah berada dalam jarak aman, terbatasnya jarak pandang karena keberadaan mobil lain di depan dalam jangka waktu lama, kerap membuat pengemudi lengah dan hilang konsentrasi.

Baca juga : Cara Mengemudi dalam Kondisi Cuaca Buruk

Pada 8-12 Desember 2017, komunitas Mercedes Jip Indonesia mengadakan turing Banyuwangi-Bali. Ini merupakan turing kesekian kalinya yang diadakan oleh MJI.

Tur komunitas Mercedes Jip Indonesia di Banyuwangi dan Bali pada 8-12 Desember 2017.Dokumentasi MJI Tur komunitas Mercedes Jip Indonesia di Banyuwangi dan Bali pada 8-12 Desember 2017.

Ditemui di sela-sela kegiatan, seorang anggota MJI, Noval (40) menceritakan sebuah pengalaman buruknya saat terlibat turing. Dari sinilah Noval menekankan pentingnya konsentrasi penuh saat mengemudi. Ceritanya saat mengikuti turing MJI ke Bromo beberapa bulan silam, mobil yang dikemudikan Noval sempat mati mendadak saat tengah dalam perjalanan.

"Pas lagi kencang-kencangnya, tiba-tiba mesinnya mati mendadak," tutur Noval di Nusa Dua, Bali, Selasa (12/12/2017).

Beruntung, saat itu rekan-rekan Noval lainnya dalam konsentrasi penuh. Terutama seorang rekan lainnya yang tepat berada di belakang mobil Noval. Saat itu, rekannya itu harus mengerem mendadak sampai harus menekan rem hingga tiga kali. Tabrakan akhirnya dapat dihindari.

Baca juga : Cara Aman Mengemudi pada Kondisi Hujan

Kawasan Kaldera Gunung Batur di Kabupaten Bangli, Bali yang menjadi salah titik wisata yang dilintasi komunitas Mercedes Jip Indonesia di Banyuwangi dan Bali pada 8-12 Desember 2017.Dokumentasi MJI Kawasan Kaldera Gunung Batur di Kabupaten Bangli, Bali yang menjadi salah titik wisata yang dilintasi komunitas Mercedes Jip Indonesia di Banyuwangi dan Bali pada 8-12 Desember 2017.

Untuk mobil-mobil lawas semacam Mercedes G-Class tipe W460, teknik mengerem dengan cara menekan lebih dari satu kali memang harus dilakukan untuk memastikan mobil benar-benar berhenti. Selain konsentrasi mengemudi, pengetahuan tentang kondisi kendaraan ini pula yang mutlak diperlukan pengemudi saat mengikuti turing.

"Turing ini memang asyik karena pergi ramai-ramai. Cuma menyetirnya harus benar-benar konsentrasi dan harus tahu teknik dan kondisi mobil," ucap Noval.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.