Berani Beli Mobil Lelang, Wajib Ikutan “Open House” - Kompas.com

Berani Beli Mobil Lelang, Wajib Ikutan “Open House”

Kompas.com - 30/10/2017, 13:23 WIB
Mobil-mobil di gudang Balai Lelang Ibid.Febri Ardani/KompasOtomotif Mobil-mobil di gudang Balai Lelang Ibid.

Jakarta, KompasOtomotif – Membeli mobil bekas (mobkas) di pelelangan seperti mencari harta karun, Anda perlu mengerti situasi, pintar, dan berusaha lebih, buat mendapatkannya. Meski begitu bukan berarti tidak bisa dilakukan orang biasa,

Sebelum hari pelelangan dimulai, biasanya Balai Lelang memberi waktu buat masyarakat melihat mobil-mobil. Misalnya di Balai Lelang Ibid, ada waktu tiga hari open house sebelum lelang dilakukan pada Rabu dan Sabtu.

Waktu itu wajib dimanfaatkan buat mengecek kondisi mobil yang diincar. Berbeda dari diler mobkas, jumlah unit mobil di gudang balai lelang jumlahnya bisa 300 – 500 unit, jadi biar mudah, fokus hanya pada mobil incaran saja. Informasi tentang daftar mobil apa saja yang mau dilelang bisa dilihat di situs resmi balai lelang.

Contoh rapor mobil lelang di Balai Lelang Ibid.Febri Ardani/KompasOtomotif Contoh rapor mobil lelang di Balai Lelang Ibid.

Balai lelang biasanya sudah membuat penilaian kondisi mobil, hasilnya bisa dilihat di rapor yang ditempel di bodi mobil. Open house jadi kesempatan buat masyarakat mengecek korelasi rapor dengan kondisi aslinya.

Daddy Doxa Manurung, Chief Operation Officer Ibid, berbagi tips soal open house, dia mengatakan jika tidak tahu tentang mobil sebaiknya masyarakat membawa mekanik atau teman yang mengerti.

Baca: Balai Lelang Tak Mau Bernasib Seperti Taksi Konvensional

“Kami buka semua di open house, kami juga kasih tahu kekurangan mobil apa saja. Tapi bukan berarti mobil-mobil di sini kurang semua, buktinya ada juga yang umurnya baru 6 – 7 bulan,” ujar Daddy, di Jakarta, Rabu (25/10/2017).

Setelah open house, masyarakat memang bisa berada lebih dekat dengan mobil incaran namun ada satu kekurangannya yaitu tidak bisa test drive. Masyarakat diperbolehkan masuk ke kabin, membuka kap mesin, dan menyalakan mesin, namun dilarang mencoba mengendarainya.


EditorAgung Kurniawan
Komentar

Terkini Lainnya

Mudik, Euforia, Mimpi Buruk, dan Kali Kenteng

Mudik, Euforia, Mimpi Buruk, dan Kali Kenteng

Tips N Trik
Suzuki Menyerah pada Ignis Diesel?

Suzuki Menyerah pada Ignis Diesel?

News
Marquez 'Drop' Setelah Dovizioso Jatuh

Marquez "Drop" Setelah Dovizioso Jatuh

Sport
Pahami Fitur Overdrive saat Berkendara

Pahami Fitur Overdrive saat Berkendara

Tips N Trik
Dovizioso Sadar Terlalu 'Maksa'

Dovizioso Sadar Terlalu "Maksa"

Sport
Pembagian THR Kerek Penjualan Motor Honda

Pembagian THR Kerek Penjualan Motor Honda

News
Waspada Masalah Kopling saat Arus Balik

Waspada Masalah Kopling saat Arus Balik

Tips N Trik
Simak Tanggal Puncak Arus Balik Lebaran 2018

Simak Tanggal Puncak Arus Balik Lebaran 2018

News
Lorenzo: Saya dan Rossi Tidak Berteman

Lorenzo: Saya dan Rossi Tidak Berteman

Sport
Klasemen MotoGP Usai Kemenangan Lorenzo

Klasemen MotoGP Usai Kemenangan Lorenzo

Sport
Hasil MotoGP: Lorenzo Menang Lagi, Asapi Marquez dan Rossi

Hasil MotoGP: Lorenzo Menang Lagi, Asapi Marquez dan Rossi

Sport
Live MotoGP: Dovizioso Terjatuh

Live MotoGP: Dovizioso Terjatuh

News
Waspada Masalah AC saat Arus Balik

Waspada Masalah AC saat Arus Balik

Tips N Trik
Cerita Mekanik di Posko Siaga Mudik, Lebaran Jauh dari Rumah

Cerita Mekanik di Posko Siaga Mudik, Lebaran Jauh dari Rumah

Feature
Simak Jadwal Pengumuman Harga PCX Hybrid

Simak Jadwal Pengumuman Harga PCX Hybrid

News
Close Ads X