Mitsubishi Sengaja Percepat Produksi Xpander

Kompas.com - 03/10/2017, 15:22 WIB
MItsubishi Xpander saat meluncur di Balikpapan, (13/9/2017). MMKSIMItsubishi Xpander saat meluncur di Balikpapan, (13/9/2017).
|
EditorAgung Kurniawan

Bekasi, KompasOtomotif - Sejak pertama diluncurkan, Agustus, di ajang GIIAS 2017, Mitsubishi Xpander sudah dipesan lebih dari 23.000 unit. Melihat jumlah pemesanan yang terus tinggi, maka proses produksi pun dipercepat.

Seharusnya kendaraan multi guna bawah (low multi purpose vehicle/LMPV) terbaru Mitsubishi itu mulai diproduksi massal Oktober 2017, tetapi dipercepat satu bulan menjadi September tahun ini.

"Untuk merespons jumlah permintaan konsumen yang signifikan terhadap Xpander, kami menerapkan shift kedua di pabrik satu bulan lebih cepat," ujar Trevor Mann, Chief Operating Officer Mitsubishi Motors Corporation di kawasan industri GIIC, Delta Mas, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (3/10/2017).

Presiden Direktur PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia Takao Kato menambahkan, kapasitas produksi secara keseluruhan di pabrik ini mencapai 80.000 unit, 60.000 untuk pasar domestik, dan 20.000 disiapkan buat ekspor ke ASEAN mulai 2018.

Baca juga: Fokus Ekspor Xpander di ASEAN

"Kita baru mulai produksi September ini, jadi sampai akhir tahun tidak akan penuh, hanya sekitar 12.000 unit," kata Kato di tempat sama.

Pabrik terbaru Mitsubishi itu memiliki luas 30 hektar dan mempekerjakaan hampir 12.000 orang, mencakup pekerja dan juga para pemasok.

"Pabrik ini juga diabngun dengan rencana pertumbuhan produksi kendaraan di masa yang akan datang," kata Kato.

Simak video Rollout Ceremony Xpander:



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X