Urgensi Versi Telanjang CBR250RR buat Honda

Kompas.com - 01/09/2017, 16:22 WIB
Honda CBR250RR direkayasa menjadi naked sport bike. MotoBlastHonda CBR250RR direkayasa menjadi naked sport bike.
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif – Honda CBR250RR datang dan sukses memimpin pasar sport fairing 250 cc untuk sementara waktu. Kendati demikian, PT Astra Honda Motor (AHM) tidak memandang versi telanjangnya sebagai sesuatu yang urgent.

Para pesaing sudah duluan memberi opsi itu. Misalnya Kawasaki dengan Z250 yang merupakan derivasi produk dari Ninja 250. Atau Yamaha MT-25 yang menjadi pendamping R25. Sementara Honda belum punya dan menyikapinya dengan tenang.

”Baru setahun (meluncurkan CBR250RR). Kami studi dulu perkembangannya seperti apa. Belum ada hasilnya, karena memang tidak ada tuntutan harus seperti itu (menyediakan versi telanjang),” ujar Thomas Wijaya, Direktur Pemasaran AHM dalam sebuah kesempatan belum lama ini.

Lagipula, lanjut Thomas, pasar sport high end 250 cc dalam dua tahun belakangan sedang melambat. Di segmen ini pun masih dibagi menjadi ”dua arah”, penggemar motor bermesin 2-silinder dan ada juga yang suka 1-silinder. Dua-duanya turun.

Dari data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Januari hingga Juli 2017, segmen sport 250 cc tertahan di kisaran total 19.000-an unit. Honda kebagian 6.400-an unit, Kawasaki 9.300-an unit, dan Yamaha 1.600-an unit. Masih ada juga Suzuki dengan model 200 Cc yang termasuk di sini, dan jumlah itu juga sudah termasuk model trail.

”Apakah dengan pasar yang slow down butuh pilihan di luar yang sekarang atau tidak? Kami masih mempelajarinya,” ucap Thomas.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X