Menhub Resmikan Sistem Digital Buat Taksi "Online"

Kompas.com - 17/07/2017, 14:43 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, meresmikan sistem perizinan online untuk taksi online. Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, meresmikan sistem perizinan online untuk taksi online.
Penulis Stanly Ravel
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi resmi meluncurkan sistem perizinan digital (dalam jaringan/daring) bagi taksi online yang kini berganti nama jadi angkutan sewa khusus. Menhub berharap dengan sistem ini nantinya tidak ada lagi keharusan masyarakat, mitra operator angkutan online untuk tatap muka dengan regulator atau pemerintah.

"Sistem online ini akan menghapus semua tatap muka, kita bisa buktikan waktu bisa lebih singkat, tidak ada pungli, dan bisa memberikan suatu kepastian, saya targetkan Desember tahun ini (perizinan angkutan online) harus selesai semua," kata Menhub yang dilansir dari Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub.

Menhub menjelaskan dengan adanya sistem perizinan online bisa mewujudkan angkutan transportasi di Jabodetabek yang lebih baik. Pelayanan angkutan umum harus memenuhi perizinan yang sah untuk memberikan jaminan bagi masyarakat.

Menhub juga berharap implementasi sistem ini nanti bisa diterapkan oleh pemerintah daerah. Nantinya, aturan in juga akan diterapkan pada jenis angkutan lainnya, seperti angkutan perkotaan (angkot) sampai Kopaja.

Baca : Dishub Minta Kejelasan Sanksi Taksi "Online"

"Suatu mekanisme pelayanan harus terdaftar dan harus mendapat legitimasi ada suatu jaminan bagi masyarakat bahwasanya operator-operator pengemudi itu memang adalah legal. Legalnya itu di satu sisi memberikan kepastian tetapi juga menjadi tanggung jawab operator itu menjadi suatu yang pasti," ujar Menhub.

Bambang Prihartono plt. Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), menjelaskan bahwa pemanfaatan sistem perizinan berbasis online ini akan memudahkan semua pihak.

"Memudahkan perusahaan dalam mengajukan permohonan izin penyelenggaraan, memudahkan perusahaan mengajukan izin operasional kendaraan, memudahkan perusahaan mengontrol status izin kendaraan yang bergabung, memudahkan pengawasan kendaraan di lapangan, mengatur ketersediaan angkutan sewa khusus sesuai dengan kebutuhan masyarakat, memutus praktek pungli di bidang perizinan angkutan jalan, serta melaksanakan amanat regulasi yang mengatur angkutan sewa khusus," ucap Bambang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.