Kenali Gejala Transmisi "Mobil Matik" Mulai Bermasalah - Kompas.com

Kenali Gejala Transmisi "Mobil Matik" Mulai Bermasalah

Kompas.com - 11/07/2017, 17:52 WIB
Transmisi otomatsi 6-percepatan pada Toyota All-New Kijang Innova.Toyota Astra Motor (TAM) Transmisi otomatsi 6-percepatan pada Toyota All-New Kijang Innova.

Jakarta, KompasOtomotif – Mobil bertransmisi otomatis (matik) bisa dibilang sudah menjadi kebutuhan, terutama buat pengguna di kota-kota besar dengan tingkat kemacetan yang tinggi. Masalahnya, banyak yang tidak tahu, apakah transmisi tanpa pedal kopling mereka sedang sehat atau ”sakit”.

Mengenalinya memang butuh pemahaman lebih lanjut. Namun buat orang awam, ada beberapa gejala yang bisa dirasakan, karena muncul secara simultan.

”Kalau sudah biasa ’megang’ sehari-hari, pasti tahu jika ada gejala yang tidak biasa. Segera ditindaklajuti sebelum terlanjur parah. Paling tidak, mengeceknya di bengkel langganan,” kata Herman, mekanik misterbrum.id kepada KompasOtomotif, (11/7/2017).

Beberapa gejala yang mungkin terjadi ketika transmisi otomatis mobil mulai bermasalah adalah sebagai berikut:

1. Timbul gejala kalau mesin dingin tidak mau berjalan. Sementara ketika mesin panas, mobil baru bisa dijalankan. Ini sering terjadi pada tahapan lanjut.
2. Tenaga mulai lemot atau lemah. Ketika mobil dibuat ”narik” terasa ada hambatan, terutama saat perpindahan gigi.
3. Timbul hentakan saat waktu perpindahan gigi. Kasus ini banyak ditemui pada pengguna mobil matik. Jika biasanya terasa halus, tiba-tiba terasa ada hentakan saat ”gigi masuk”, sinyal ada gejala kerusakan.
4. Timbul suara kasar pada transmisi. Suara-suara aneh bisa bermacam-macam. Pada beberapa kasus, muncul suara dan getaran saat tuas transmisi dipindah dari N ke D, atau N ke R.
5. Ada kebocoran oli transmisi. Tiba-tiba di garasi terdapat lelehan pelumas, dan setelah dicek berasal dari girboks.
6. Perpindahan gigi terasa lambat. Kasus ini mirip dengan poin nomor 2, di mana ”gigi” seakan sulit diajak kompromi ketika pengemudi sedang butuh ”narik”.
7. Tidak bisa berjalan sama sekali. Ini berarti transmisi sudah mengalami kerusakan akut dan kehilangan fungsinya sebagai penyalur tenaga mesin ke roda.

KompasOtomotif akan menjabarkan bagaimana cara mengatasinya dalam artikel lain.


EditorAgung Kurniawan
Komentar

Terkini Lainnya

Seberapa Jauh Ban Kempis Bisa Dipakai?

Seberapa Jauh Ban Kempis Bisa Dipakai?

Tips N Trik
Mengerti Bedanya Berhenti dan Parkir

Mengerti Bedanya Berhenti dan Parkir

Tips N Trik
Tes Psikologi Saat Pengurusan SIM, Ada Tambahan Biaya?

Tes Psikologi Saat Pengurusan SIM, Ada Tambahan Biaya?

News
Ini Tujuan Tes Psikologi buat Pemohon SIM

Ini Tujuan Tes Psikologi buat Pemohon SIM

News
Penjelasan Polisi Terkait Sistem Satu Arah Arus Balik Lebaran

Penjelasan Polisi Terkait Sistem Satu Arah Arus Balik Lebaran

News
Mulai 25 Juni, Bikin dan Perpanjang SIM Pakai Tes Psikologi

Mulai 25 Juni, Bikin dan Perpanjang SIM Pakai Tes Psikologi

News
China Sudah Punya Tiruan Suzuki Jimny

China Sudah Punya Tiruan Suzuki Jimny

News
'Mas, Ini Bapaknya Ketinggalan di Rest Area'

"Mas, Ini Bapaknya Ketinggalan di Rest Area"

Feature
Daftar Motor Ekspor Terlaris dari Indonesia

Daftar Motor Ekspor Terlaris dari Indonesia

News
Dampak Negatif Rekayasa Lalu Lintas Satu Arah saat Arus Balik

Dampak Negatif Rekayasa Lalu Lintas Satu Arah saat Arus Balik

Feature
Kembali ke Jakarta Pakai Motor Sport, Periksa Bagian Ini

Kembali ke Jakarta Pakai Motor Sport, Periksa Bagian Ini

Tips N Trik
Rossi Kecewa Hasil Tes di Barcelona

Rossi Kecewa Hasil Tes di Barcelona

Sport
Tarif Tol JORR Batal Naik

Tarif Tol JORR Batal Naik

News
Wajah MPV Renault Pesaing Datsun GO

Wajah MPV Renault Pesaing Datsun GO

News
10 Langkah Antisipasi Kecelakaan Berkendara

10 Langkah Antisipasi Kecelakaan Berkendara

Feature
Close Ads X