Tiga Bulan, Grup Astra Raup Laba Rp 2,3 T dari Otomotif

Kompas.com - 20/04/2017, 15:53 WIB
- -
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif – PT Astra International Tbk (Grup Astra) masih menjadikan sektor otomotif sebagai tulang punggung mengeruk keuntungan. Dari laba bersih sekitar Rp 5,1 triliun yang diperoleh pada kuartal pertama 2017, Rp 2,3 triliun atau 4,5 persen di antaranya disumbang dari bisnis otomotif.

Menariknya, laba sektor otomotif itu juga tercatat meningkat 45 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu, atau saat itu masih di kisaran Rp 1,6 triliun. Grup Astra berhasil mendapatkan momentum sukses dari penjualan model-model baru yang diluncurkan tahun lalu, dan berlanjut sampai awal 2017.

Dari data perusahaan yang disarikan usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Kamis (20/4/2017), di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, penjualan mobil secara nasional pada kuartal pertamna tahun ini naik 6 persen menjadi 283.000-an unit. Sementara penjualan merek-merek mobil di bawah jaringan Astra naik 27 persen menjadi 161.000 unit.

Kenaikan itu membuat Grup Astra yang menaungi merek Toyota, Daihatsu, Isuzu, dan Peugeot, berhasil meningkatkan pangsa pasar dari 48 persen menjadi 57 persen. Selama kuartal pertama ini, grup juga suda hmeluncurkan satu model baru dan dua model facelift.

KompasOtomotif-donny apriliananda Direksi Grup Astra dalam Rapat Umum Pemegang Saham 2017 di Jakarta
Sepeda Motor
Lain cerita dari bisnis kendaraan roda dua. Pasar motor kuartal pertama 2017 tercatat menurun 7 persen menjadi 1,4 juta unit dibandingkan periode yang sama tahun lalu. PT Astra Honda Motor (AHM) yang mengendalikan bisnis roda dua Grup Astra juga mengalami penurunan 2 persen menjadi 1,1 juta unit.

Kendati turun, AHM tetap mencatatakan torehan positif, yakni menaikkan pangsa pasar dari 72 persen menjadi 77 persen. Hal tersebut didukung dengan peluncuran empat model baru dan enam model ”facelift” selama periode ini.

Sementara itu, Astra Otoparts yang juga bermain di bisnis otomotif, mencatat peningkatan laba bersih 83 persen menjadi Rp 148 miliar. Hal ini didukung oleh peningkatan pendapatan dari bisnis pasar pabrikan otomotif (OEM-Original Equipment Manufacturer) dan bisnis aftermarket, serta peningkatan kontribusi dari perusahaan patungan dan entitas asosiasi.

”Sebagian besar bisnis Grup Astra memiliki kinerja yang baik pada kuartal pertama 2017. Ke depan, kami berharap mendapat manfaat dari pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berlekanjutan, didukung harga komoditas yang lebih tinggi, walau bisnis otomotif diperkirakan menghadap persaingan harga yang lebih kompetitif,” ujar Prijono Sugiarto, Presiden Direktur Grup Astra.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X