Suzuki Ignis Ditargetkan Terjual 2.000 Unit per Bulan

Kompas.com - 17/04/2017, 19:11 WIB
Peluncuran Suzuki Ignis di Jakarta Stanly/KompasOtomotifPeluncuran Suzuki Ignis di Jakarta
Penulis Stanly Ravel
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta,KompasOtomotif - Suzuki Indomobil Sales (SIS) berharap banyak dengan peluncuran model terbarunya, Ignis. City car ini ditarget menyumbang 20 persen terhadap total penjualan Suzuki di Indonesia tahun ini.

4W Sales Director SIS Makmur, mengatakan, target pasar dari Ignis akan menincar kalangan muda serta konsumen yang memiliki jiwa muda.

"Selain anak muda, Ignis juga terbuka untuk mereka yang masih memiliki jiwa muda, artinya tidak ada batasan umur. Untuk target penjualan kami optimistis bisa diangka 2.000 unit per bulan," ucap Makmur dalam seremoni peluncuran di Jakarta, Senin (17/4/2017).

Namun untuk varian sendiri, Makmur belum bisa memprediksi mana yang akan laris. "Kalau ditanya varian yang mana kita belum bisa tahu, dari dua varian yang kita tawarkan kemungkinan besar pasarnya baru akan terlihat antara dua sampai tiga bulan ke depan," ucap Makmur.

Melihat pasar city car sepanjang Januari-Maret 2017, mengacu data wholesales Gaikindo, segmen mobil kota masih di dominasi oleh Honda Brio. Dari lima merek besar, Brio masih menjadi pemimpin pasar dengan pertumbuhan yang paling signifikan, yakni 51 persen dibandingkan periode yang sama pada 2016.

Brio mencatat penjualan  2,210 unit di Januari sampai Maret, Nissan March 962 unit, dan Daihatsu Sirion 390 unit. Posisi keempat dan kelima ditempati oleh Mitshubishi Mirage yang terjual 243 unit, dan Toyota Etios sebesat 237 unit.

Langkah Suzuki untuk menargetkan Ignis sebanyak 2.000 unit per bulan cukup berani, menginggat Ignis akan langsung menghadapi Honda Brio yang selama ini menjadi pemimpin pasar di segmen city car

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X