Honda dan GM Memulai Kerja Sama

Kompas.com - 01/02/2017, 07:42 WIB
Worldcarfans Honda Clarity Fuel Cell.

Michigan, KompasOtomotif — Honda Motor Company asal Jepang dan General Motors asal Amerika mengumumkan kemitraan mereka dalam mengembangkan mobil berbahan bakar hidrogen ( fuel cell). Untuk teknologi ini, Honda dianggap sebagai merek terdepan di antara produsen mobil yang mengembangkan fuel cell.

Mengutip Motor1, Selasa (31/12017), kedua perusahaan tersebut akan menginvestasikan total 85 juta dollar AS atau Rp 1,13 triliun untuk membuat perusahaan patungan. Nantinya, perusahaan itu akan memproduksi mobil fuel cell di Michigan, termasuk kendaraan masa depan dari kedua bisnis ini.

Kerja sama keduanya berupa pembentukan limited liability company (LLC) atau perusahaan perseroan terbatas, dengan sebutan Fuel Cell System Manufacturing (FCSM). Nama ini benar-benar tidak kreatif, tetapi memiliki tujuan besar.

Bisnis patungan ini akan mendirikan fasilitas di pabrik baterai General Motors di Brownstown, Michigan, dan akan mulai membangun kendaraan fuel cell pada tahun 2020. Keduanya memperkirakan, perusahaan baru ini akan mempekerjakan sekitar 100 orang.

"Kombinasi dari kedua pemimpin dalam inovasi fuel cell ini merupakan perkembangan menarik. Pada akhirnya, penyebaran teknologi ini pada mobil penumpang akan menciptakan keragaman jenis kendaraan untuk dipilih konsumen, salah satunya mobil ramah lingkungan,” ujar Mark Reuss, bos pengembangan produk General Motors.

GM dan Honda berharap, kerja sama ini dapat menurunkan biaya poduksi, dengan menciptakan skala ekonomi yang besar. Setiap merek akan menunjuk tiga eksekutif untuk berada di dewan FCSM, dan mereka akan menunjuk seorang chairman dan CEO dari perusahaan masing-masing.

Dua produsen mobil telah bermitra untuk pengembangan fuel cell sejak 2013. Honda mempercepat diri membawa teknologi ini ke pasar.

Honda sudah meluncurkan FCX berbahan bakar hidrogen pada 2002, diikuti dengan FCX Clarity pada 2008, serta generasi terbaru Clarity, yang baru saja mulai dijual di Amerika Serikat.

Sementara itu, GM telah melakukan percobaan kendaraan berbahan bakar hidrogen, dengan pihak militer Amerika. Sebagai contoh, General menciptakan drone bawah laut FCEV (Fuel Cell Electric Vehicle) untuk Angkatan Laut. Mereka juga mengembangkan pikap Chevrolet Colorado berbahan bakar hidrogen untuk pengujian Angkatan Darat. GM mengutarakan bahwa kendaraan fuel cell miliknya, yang bakal dijual untuk umum, harus sudah hadir pada 2020.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


EditorAgung Kurniawan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X