Kompas.com - 24/11/2016, 15:24 WIB
|
EditorAgung Kurniawan

Washington, KompasOtomotif – Kia Motors mengumumkan recall 71.704 Kia Sportage di Amerika, karena potensi gangguan pada electronic control unit (ECU), yang bisa mengalami korsleting dan menyebabkan kebakaran, mengutip Autonews, Kamis (24/11/2016).

Model crossover Kia yang terkena tersebut yaitu model 2008 dan 2009, yang diproduksi antara 9 Agustus 2007 dan 13 Mei 2009. Dalam dokumen yang diajukan kepada pihak lembaga keselamatan berkendara Amerika (National Hightway Traffic Safety Administration/NHTSA) dikatakan, kalau braking control unit mobil tidak tertutup dengan benar.

Kondisi tersebut bisa menyebabkan air yang bercampur dengan garam jalanan (dari salju yang mencair) masuk dan bisa menimbulkan korosi pada jaringan kabel, berpotensi menyebabkan korsleting dan menimbulkan api.

“Kami menganjurkan kepada pelanggan, untuk memarkirkan mobil mereka di luar ruangan, dan jauh dari kendaraan atau struktur bangunan lainnya, hingga perbaikan massal telah dilakukan," ujar James Hope, juru bicara Kia.

Kia akan mulai memberitahukan pemilik Sportage pada 28 November 2016. Diler Kia akan menggantikan control unit, jika ditemukan ada korosi. Namun jika tidak, diler hanya akan menggantikan penutup control unit saja. Masih belum diketahui apakah kendaraan di luar Amerika juga terkena recall.

Bagian yang rusak diproduksi oleh pemasok Korea Selatan Mando Corp, menurut sebuah dokumen NHTSA. Mando berada di peringkat 45 dari 100 pemasok komponen global terbaik, dengan penjualan di seluruh dunia mencapai 5,6 miliar dolar pada 2015 atau Rp 75,8 triliun.

Terkait dengan yang dipasarkan di Indonesia, General Manager Group KMI, Ridjal Mulyadi mengkonfirmasi, kalau unit yang ada di sini tidak terkena recall.

"Untuk program recall tersebut tidak dilakukan di Indonesia. Karena kerusakan tersebut tidak termasuk unit yang diedarkan di dalam negeri," ujar Ridjal kepada KompasOtomotif, Kamis (24/11/2016).  

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.