”Central Lock” Dibuka Orang Lain, Bisa Jadi Kerabat Dekat!

Kompas.com - 09/02/2016, 18:51 WIB
Kolase foto (sumber foto-foto: pixabay). Wicak Hidayat/KompasTeknoKolase foto (sumber foto-foto: pixabay).
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif – Cerita kunci mobil (central lock) terbuka sendiri di lampu merah, lalu diikuti aksi kejahatan, cukup bikin khawatir banyak orang. Namun sebenarnya, hal tersebut tak serta-merta karena maling mampu mengakses sistem yang membuka central lock, bisa jadi karena kemungkinan lain.

Iwan Abdurahman dari Technical Service Department PT Toyota Astra Motor sudah menceritakan bahwa kemungkinan central lock diakses oleh orang yang tak punya kunci sangatlah kecil. Hal tersebut berkaitan dengan teknologi rolling code yang senantiasa berubah setiap kali dioperasikan.

[Baca: Hati-hati "Central Lock" Bisa Dibuka Maling]

Iwan justru mencurigai hal lain. Pencurian atau perampokan yang membuka pintu mobil saat berhenti bukan karena maling mampu membuka central lock, tetapi pakai modus lain. Dari kasus yang dialami DR seperti yang KompasOtomotif bahas dalam artikel sebelumnya, pintu yang terbuka hanya di bagian kiri.

”Kalau memang pakai frekuensi dan mengacak rolling code, yang terbuka (kuncinya) cuma pintu depan kiri? Harusnya semua pintu kuncinya terbuka (pengait kunci). Apa ini modus koin? Yang diganjal di gagang pintu? Jadi bukan dadakan, tapi memang diincar sejak awal,” ucap Iwan.

Kemungkinan lain, sebut Iwan, ada orang dekat yang mengambil kunci untuk dipakai membuka atau digandakan. Kendati demikian, di bengkel resmi, menurut Iwan, tidak gampang untuk menambah kunci (yang dilengkapi remote control pembuka).

”Pasti akan diminta surat pernyataan dari pemilik yang tertera di STNK untuk proses pembuatan kunci tambahan. Lalu teken di atas materai, copy KTP, dan banyak syarat lain untuk memastikan keamanan,” kata Iwan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X