Rokok, Penyebab AC Jadi Cepat Rusak

Kompas.com - 14/08/2015, 07:38 WIB
KompasOtomotif-Donny Apriliananda AC mobil perlu dirawat minimal 6 bulan sekali untuk mengantisipasi bau tak sedap.


Jakarta, KompasOtomotif
– Kebiasaan buruk kebanyakan masyarakat di Indonesia adalah merokok di dalam kabin saat sedang berkendara. Biasanya, sambil merokok, Air Conditioner (AC) dibiarkan tetap menyala dan kaca jendela sambil dibuka. Kebiasaan ini bisa membuat saringan AC menjadi cepat kotor.

Hendra Poh, pemilik bengkel spesialis AC mobil GreenOto di jalan Dermaga Raya nomor 8 , Duren Sawit, Klender, Jakarta Timur, menyarankan, jika Anda sering merokok di dalam mobil, sebaiknya AC ikut dimatikan.

“Kalau mau merokok AC dimatikan, jendela buka tidak apa-apa, dan ketika sudah selesai baru AC kembali dinyalakan. Bukan masalah asap rokok, tapi debu dari jalan masuk, karena saat merokok pasti kaca jendela dibuka dan debu otomatis masuk ke saringan AC,” beber Hendra saat ditemui KompasOtomotif, Kamis (13/8/2015).

Jika AC tetap dalam kondisi menyala, lama kelamaan filter AC yang ada di kabin cepat kotor. Mobil 2012 ke atas pasti sudah dilengkapi filter AC yang ditempatkan di dalam kabin. Saringan kotor bisa membuat AC mengalami masalah, seperti tidak dingin dan lain sebagainya.

Perawatan AC

GreenOto Pemasangan AC double blower di bengkel spesialis AC Green Oto

Hendra juga menambahkan, untuk merawat AC sebaiknya saringan AC harus sering dibersihkan, minimal setiap enam bulan sekali atau 10.000 km dan mobil yang jarang digunakan ada baiknya ketika memanaskan mobil, AC ikut dinyalakan selama kurang lebih lima hingga tujuh menit.

“Agar lebih baik saja, ban yang tidak digunakan saja bisa berkurang tekanan anginnya, AC juga demikian, pasti akan ada dampaknya jika tidak pernah digunakan,” kata Hendra.


EditorAzwar Ferdian

Close Ads X