Kompas.com - 27/05/2015, 17:19 WIB
|
EditorAgung Kurniawan
Jakarta, KompasOtomotif – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menerima pengaduan dari pihak yang dirahasikan identitasnya tentang dugaan adanya pelanggaran Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat, Rabu (27/5/2015).

Pelapor datang langsung ke KPPU dengan menunjukkan tulisan di salah satu portal otomotif, bahwa petinggi merek mobil berinisial ”M” melakukan pembatasan dealer yang akan ikut IIMS 2015. Disebutkan secara gamblang bahwa mereka hanya akan ikut pameran yang terafiliasi dengan Gaikindo, lalu secara tersirat melarang dealer untuk mengikuti pameran tertentu.

Mohammad Reza, Kepala Biro Hukum, Humas, dan Kerjasama KPPU, mengatakan kepada sejumlah wartawan bahwa sifat aduan hanya sebatas konsultasi. Namun dirinya menegaskan, bukan tidak mungkin pelapor akan melengkapi berkas dan membuat laporan resmi untuk dilakukan investigasi.

”Jadi tadi pelapor melakukan tukar pikiran, mendeskripsikan permasalahan, dan mencari ketegasan apakah ini melanggar persaingan usaha atau bukan. Nanti bagian pelaporan akan mempelajari dan menginvestigasi jika pelaporan resmi sudah masuk,” ujar Reza.

Ancaman sanksi

Ditambahkan Reza, saat ini apa yang dikatakan pelapor belum masuk di wilayah barang bukti. Investigasi detail bisa saja dilakukan, termasuk melihat apakah ada larangan untuk dealer. Atau, mempelajari hubungan kerjasama antara ATPM dan dealer.

Jika nanti terjadi pelaporan resmi, diinvestigasi, dan ditemukan adanya pelanggaran undang-undang, ATPM akan mendapat ancaman sanksi administrasi tegas dari KPPU.

”Tapi yang jelas, kami menyimpan kerahasiaan pelapor. Jika memang pelapor ini akhirnya memberikan laporan resmi, persyaratan komplet, penyelidikan akan kami lakukan selama 180 hari. Akan ada pemanggilan (ATPM) dan sebaginya,” ujar Reza.

Broadcast

Sebelumnya, KompasOtomotif menerima pesan berantai (broadcast message) yang menyatakan bahwa tiga merek mobil yakni Mitsubishi, Toyota, dan Daihatsu, diduga terlibat sebagai kartel di pasar mobil Indonesia.

Ketiganya disebut melanggar undang-undang persaingan usaha dengan menghalang-halangi pihak lain berhubungan bisnis dengan IIMS.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.