Harga Bensin Turun Jadi Ancaman buat Mobil Listrik

Kompas.com - 20/01/2015, 17:30 WIB
BMW i8 dan i3 didaulat mengawal 10 seri Formula E. WorldcarfansBMW i8 dan i3 didaulat mengawal 10 seri Formula E.
|
EditorAzwar Ferdian

Munich, KompasOtomotif - Sebagai salah satu produsen mobil yang memproduksi mobil berteknologi hibrida plug-in, BMW, khawatir dengan terus menurunnya harga minyak mentah dunia, mengakibatkan banderol satu liter bensin makin melandai. Situasi ini membuat pamor mobil listrik semakin terlupakan, sehingga semakin sulit menjual pada konsumen, dilansir Bloomberg, Senin (19/1/2015).

Kekhawatiran ini cukup beralasan, pasalnya merek asal Jerman itu sudah menghabiskan miliaran dollar AS untuk mengembangkan teknologi mobil listrik untuk model "i" yang sudah mulai dijual. BMW sudah meluncurkan dan memasarkan i3 dan i8 dan mendapat sambutan relatif bagus.

Ian Robertson, Kepala Penjualan dan Pemasaran BMW mengatakan, apapun yang berhubungan dengan mobil listrik murni yang memang penjualannya masih sedikit kondisinya bisa lebih buruk lagi, di beberapa wilayah, salah satunya Amerika Serikat. Dalam jangka pendek, kondisi ini akan mendongkrak penjualan mobil-mobil berbodi dan bermesin besar, seperti SUV atau pikap.

AS merupakan salah satu negara terbesar produsen minyak di dunia dan Organisasi Negara-Negara Pengeskpor Minyak (OPEC) menyatakan belum mau mengurangi pasokannya. Situasi ini membuat harga minyak mentah anjlok hingga 40 persen dalam 12 bulan terakhir.

Harga bensin yang murah akan membuat konsumen beralih membeli mobil berteknologi "hijau" biasanya dibanderol lebih mahal dari model konvensional. Tahun lalu, penjualan mobil hibrida dan listrik di AS sudah menunjukan penurunan 3,7 persen menjadi 570.475 unit dari periode sebelumnya, menurut data Electric Drive Transportation Association.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X