Kompas.com - 26/12/2014, 17:00 WIB
|
EditorAris F. Harvenda

New Delhi, KompasOtomotif – Sejak Kawasaki membuka tabir kemunculan H2 di Intermot dan EICMA, setiap negara menunggu kedatangan sepeda motor canggih dan cepat generasi baru ini. Kawasaki Indonesia sudah mulai mempublikasikan harga dan mulai menjaring pemesan, banderol Rp 580 juta on the road.

Belakangan, India mulai menyusul dengan beberapa dealer yang sudah membuka buku pemesanan, baik untuk H2 atau versi lebih galak dan sirkuit, H2R. Yang menarik, di India sepeda motor ini jauh lebih mahal. Padahal, harga di Indonesia sudah pasti termasuk pajak barang mewah yang tinggi dan bea tambahan lainnya.

Di Negeri Taj Mahal itu H2 dibanderol 3,28 juta rupee, setara Rp 640 juta. Untuk harga ini, Kawasaki di India juga meminta tanda jadi jauh lebih besar, yakni 1 juta rupee, setara Rp 195 juta! Bandingkan dengan Kawasaki Indonesia yang hanya meminta tanda jadi Rp 50 juta untuk memboyongnya.

Untuk tahap awal, India hanya kebagian lima unit, dan dikabarkan beberapa sumber yang dilansir Indianautosblog (24/12/2014) sudah empat unit yang dipesan.

Tidak disebut harga Kawasaki Ninja H2R, versi sirkuit dan lebih kencang yang di Indonesia diberi patokan harga sekitar Rp 1 miliar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.