Kompas.com - 04/11/2014, 10:20 WIB
PT Honda Prospect Motor akan mengubah lubang takngi Brio Satya. Donny AprilianandaPT Honda Prospect Motor akan mengubah lubang takngi Brio Satya.
|
EditorAris F. Harvenda

Jakarta, KompasOtomotif - PT Honda Prospect Motor (HPM) akhirnya menaikkan harga mobil murahnya, Brio Satya, mulai akhir Oktober 2014. Kenaikan mencapai Rp 7,8 juta dari banderol sebelumnya. Harga sebelumnya varian A MT Rp 106,6 juta, S MT Rp 111,6 juta dan E MT Rp 117,6 juta. Setelah kenaikan menjadi A MT Rp 114,4 juta, S MT Rp 119,4 juta dan E MT Rp 125,4 juta.

"Ya benar, kenaikan sudah seminggu lalu. (Kenaikan) yang lain malah sudah sejak bulan lalu," jelas Jonfis Fandy, Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual HPM kepada KompasOtomotif, Senin (3/11/2014) malam.

Menurut Soerjono, Direktur Alat Transportasi Darat Kementerian Perindustrian, pihaknya sudah mengirimkan surat izin menaikkan harga jual mobil murah dan ramah lingkungan (LCGC) pada HPM beberapa pekan lalu. Batas maksimal kenaikan yang diperbolehkan untuk perusahaan adalah 6,6 persen.

Atas dasar izin ini kemudian HPM memutuskan langsung menaikkan banderol Brio Satya Rp 7,8 juta untuk semua varian. Dengan hitungan ini, maka disimpulkan HPM memutuskan untuk memanfaatkan total plafon (6,6 persen) yang diperbolehkan pemerintah, berbeda dengan Toyota dan Daihatsu yang memilih kenaikan harga bertahap.

Suzuki
Menyusul di belakang Honda, Suzuki juga sudah berancang-ancang untuk menaikkan harga mobil murahnya, Karimun Wagon R. Kenaikan baru bisa terlaksana ketika izin dari kementerian terkait sudah diterima kembali oleh perusahaan.

"Saya baru teken suratnya tadi siang (Senin, 3/11/2014), nanti dikirim ke Kementerian Keuangan dulu, baru dikembalikan ke Suzuki. Plafon kenaikkannya sama, berkisar 6 persen," tutup Soerjono.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X