Kompas.com - 30/12/2013, 16:28 WIB
Honda Brio Prototype Honda Brio Prototype
|
EditorAris F. Harvenda

Autocar India menjelaskan, model ini memiliki platform yang sama dengan Brio. Diplot mengisi segmen crossover di bawah Vezel. Yoshiyuki Matsumoto, Managing Officer Asia and Oceania, menjelaskan, produksi dan pengadaan komponen secara lokal untuk Vezel masih terlalu mahal buat India. Harga jualnya tidak kompetitif untuk bersaing bersama Duster, Terrano, dan EcoSport.

Pembuatan model baru dengan harga "terjangkau" seperti ini bukan tanpa tantangan. Dikatakan, platform Brio belum pernah dikembangkan untuk mengakomodasi tipe bodi dan kemampuan SUV.

"Kami masih butuh memodifikasi platform agar bisa memuat pelek dengan diameter lebih besar seperti SUV, dan ini tidak mudah," ungkap Matsumoto kepada Autocar, pekan lalu.

Hadirnya SUV kompak dengan harga terjangkau akan memberi keuntungan sekaligus memperkuat portofolio. Diharapkan, crossover Brio datang sebelum 2016.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X