Sabtu, 25 Oktober 2014

Otomotif


Brio Satya Tanpa Matik

Penulis: Donny Apriliananda | Rabu, 11 September 2013 | 14:00 WIB
Dibaca:   Komentar:
|
Share:
Sumber : KompasOtomotif | Author : Donny

Jajaran Direksi Honda Prospect Motor saat peluncuran Honda Brio Satya, di Jakarta, Rabu (11/9/2013)

Jakarta, KompasOtomotif – Honda Brio Satya yang dikenalkan PT Honda Prospect Motor (HPM) di Djakarta Theatre, (11/9/2013), memang punya tiga varian, A, S, dan E. Namun dari ketiganya tidak ada yang disematkan transmisi otomatik. Sementara Agya-Ayla punya transmisi otomatik di varian paling tinggi. Kenapa?

Direktur Pemasaran dan Purna Jual HPM, Jonfis Fandy, mengatakan bahwa, sasaran utama produk LCGC yang kini ganti sebutan menjadi Kendaraan Bermotor Roda Empat Hemat Energi dan Harga Terjangkau (KBH2), adalah orang-orang yang pertama menggunakan mobil. ”Buat mereka, harga sangat sensitif. Untuk sementara kami akan jual varian transmisi manual aja,” katanya.

Keluarga Baru
Lebih spesifik, Brio Satya ditujukan untuk keluarga baru menikah atau punya anak. Penggunaannya lebih ke arah pemakaian sehari-hari, atau berakhir pekan dengan keluarga. Diyakini, tipikal keluarga baru biasanya mencari mobil yang bisa memenuhi kebutuhan, tapi harga terjangkau.

Jonfis tak menampik jika varian bertransmisi otomatis akan menyusul, meski prosesnya tak akan mudah. Sesuai aturan pemerintah, jika produsen ingin menambah teknologi, termasuk transmisi otomatis, proses pengajuan dilakukan dari awal. Tentu banderol akan melonjak.

Dengan tiga varian, Brio Satya diharapkan mampu terjual 30 persen dari angka yang ditargetkan untuk Brio Series, yakni 4.000 unit sebulan. Berarti, 1.200 unit Satya diharapkan bakal menyumbang penjualan tiap bulan.


Editor : Aris F. Harvenda