Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Kecelakaan di Tol Semarang-Solo Terjadi akibat Kurangnya Jarak Pandang Saat Hujan

SOLO, KOMPAS.com - Pengemudi perlu lebih berhati-hati saat berkendara dalam kondisi hujan deras karena bisa membuat jarak pandang terbatas. Pasalnya, jika tidak waspada, kecelakaan bisa saja terjadi.

Seperti unggahan video akun Instagram @infokejadiansemarang_atas, Jumat (19/4/2024), terlihat mobil Daihatsu Xenia tabrakan dengan pikap.

Kecelakaan tersebut terjadi pada Kamis (18/4/2024) sore tersebut diduga karena jarak pandang pendek akibat hujan lebat.

Founder & Training Director Jakarta Defensive Driving and Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengatakan, saat hujan lebat visibilitas dan daya cengkram ban mobil memang berkurang.

“Saat mengemudi pada hujan deras dan visibilitas berkurang apa yang harus dilakukan, pertama turunkan kecepatan, minimal 10 km dari kecepatan normal,” kata Jusri kepada Kompas.com, belum lama ini.

Jusri menjelaskan, meski telah menurunkan kecepatan minimal 10 km, untuk memperbaiki kondisi normal sehingga jarak pandang kita masih mampu membuat kendaraan berhenti.

Selain itu, penting bagi pemilik mobil untuk membersihkan jamur pada kaca karena bisa menahan laju air hujan sehingga air tidak mudah disapu wiper. Selain itu, cek kekerasan karet wiper, jika sudah getas maka harus diganti.

Jusri juga mengingatkan, pengguna jalan tol untuk waspada dengan aquaplaning saat musim hujan.

“Pastikan umur ban yang baik dan tekanan angin diperiksa, ganti ban yang sudah tidak layak atau gundul, pastikan tekanan angin. Intinya persiapkan ban sebaik mungkin,” kata Jusri.

https://otomotif.kompas.com/read/2024/04/19/061200415/kecelakaan-di-tol-semarang-solo-terjadi-akibat-kurangnya-jarak-pandang-saat

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke