Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

VinFast Dipastikan Bakal Masuk ke Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com - Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi Rachmat Kaimuddin memastikan, produsen mobil listrik asal Vietnam, yakni VinFast akan berinvestasi di Indonesia.

Disebutkan, VinFast merupakan salah satu dari lima perusahaan otomotif asing yang tertarik untuk menanamkan modal di Indonesia. Sehingga diharapkan perkembangan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai nasional bakal semakin laju.

"Saat ini sudah ada sekitar lebih dari lima sepertinya (pabrikan otomotif yang mau berinvestasi di Indonesia). BYD ditunggu saja, sementara VinFast sendiri mereka kan sudah berbicara di publik," katanya di Jakarta, Rabu (27/9/2023).

"Kemarin dia ngomong, dia mau," lanjut Rachmat.

Hanya saja mengenai rincian rencana kedatangan dan investasi VinFast di Indonesia, dirinya belum mau berbicara lebih jauh. Begitu pula ketika redaksi mencoba mengonfirmasinya ke pihak Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM) sejak pekan lalu.

Sebelumnya, diberitakan Reuters, VinFast merupakan salah satu produsen mobil listrik terbaru yang mulai agresif untuk melakukan penetrasi ke sejumlah wilayah termasuk Indonesia.

Sebagai upaya melancarkan penetrasi itu, pabrikan bakal menanamkan investasi sebesar 200 juta dollar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp 3,1 triliun. Dana terkait bakal digunakan untuk membangun pabrik perakitan.

Melalui fasilitas itu, nantinya perusahaan akan memproduksi 30.000 unit sampai 50.000 unit mobil listrik per-tahun.

Adapun investasi tersebut merupakan bagian dari rencana besar VinFast untuk bisa investasi sebesar 1,2 miliar dollar AS atau sekitar Rp 18,6 triliun di pasar Indonesia di jangka panjang.

"Kami berencana memulai pengiriman mobil listrik di Indonesia pada 2024 dengan model VF e34 dan VF 5. Kemudian VF 6 dan VF 7," kata perusahaan itu dalam pernyataannya.

VinFast juga telah mengidentifikasi Indonesia merupakan salah satu dari tujuh klaster pasar baru sebagai pasar potensial mendirikan fasilitas manufaktur kendaraan listrik dan baterai. Melalui pembangunan pabrik, diharapkan biaya produksi dan bahan baku jadi lebih mudah.

https://otomotif.kompas.com/read/2023/09/28/080200215/vinfast-dipastikan-bakal-masuk-ke-indonesia

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke