Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Sudah Tahu Bagaimana Cara Aman Membonceng Penumpang di Motor?

Jika lalai, penumpang berpotensi cedera fatal bila terlibat kecelakaan. Pasalnya, posisi duduk yang salah, terkadang penumpang tidak siap ketika terjadi kecelakaan.

"Pada saat membonceng, penumpang harus duduk di belakang pengendara agar pengendara mudah mengoperasikan sepeda motor dan mudah memainkan instrumen kelistrikan yang ada di motor," kata Head of Safety Riding Promotion Wahana Agus Sani kepada Kompas.com.

Agus mengatakan apabila pembonceng merupakan anak kecil, usahakan untuk membonceng di belakang.

Bila anak belum bisa menahan keseimbangan, sebaiknya ada pendamping atau menggunakan alat bantu. Membonceng anak di depan pengendara akan memiliki risiko bahaya yang lebih besar.

Penumpang juga wajib memakai perlengkapan berkendara yang sama dengan pengendara hal ini agar pada saat terjadi kecelakaan maka potensi resiko cedera fatal dapat dicegah.

Kemudian penumpang harus berpegangan kepada pengendara. Hal ini bertujuan agar pengendara mudah melakukan manuver dan kontrol kendaraan pada saat di jalan.

“Pada saat membonceng, yang terpenting adalah postur badan penumpang mengikuti gerakan pengendara pada saat berbelok. Jangan melawan arah kemiringan sepeda motor karena dapat mengganggu keseimbangan pengendara,” kata Agus.

Usahakan juga lutut penumpang menjepit ringan pada pinggul pengendara dan jangan terbuka lebar. Hal agar pada saat melewati jalan yang sempit maka lutut penumpang aman dari benturan.

https://otomotif.kompas.com/read/2022/05/25/114200915/sudah-tahu-bagaimana-cara-aman-membonceng-penumpang-di-motor-

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke