Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

[POPULER OTOMOTIF] Terjadi Lagi Aksi Pengemudi yang Menghalangi Laju Ambulans | Mobil Harus Mematikan AC Saat Menanjak, Mitos atau Fakta

JAKARTA, KOMPAS.com - Aksi pengemudi yang menghalangi laju ambulans kembali terjadi. Kali ini video aksi tersebut diunggah oleh akun informasiterkinismr di Tiktok.

Terlihat di video tersebut ada mobil berwarna merah yang diduga menghalangi laju ambulans. Kejadian ini terjadi di Strat 3 Balikpapan pada hari Jumat (25/3/2022).

Pada keterangan video tersebut dituliskan kalau pengemudi mobil mengira ambulans dalam keadaan kosong, atau tidak membawa pasien. Namun sebenarnya, di kabinnya jelas ada pasien yang harus segera dilarikan ke rumah sakit.

Kemudian, Ruas jalan di Indonesia memiliki kontur yang berbeda-beda, terkhusus saat berkendara di wilayah pegunungan atau perbukitan seperti pada jalur Puncak, Kabupaten Bogor.

Pada kawasan tersebut, tanjakan dan turunan curam menjadi sajian yang umum. Tapi tidak sedikit kasus kendaraan tiba-tiba mesinnya mati ketika lagi menanjak.

Oleh karenanya, guna memuluskan perjalanan pengendara percaya bisa dengan cara mematikan fitur air conditioner (AC). Benarkah demikian?

Selengkapnya, berikut ini 5 artikel terpopuler di kanal otomotif pada Sabtu, 26 Maret 2022.

1. Terjadi Lagi Aksi Pengemudi yang Menghalangi Laju Ambulans

Menanggapi hal seperti ini, Marcell Kurniawan, Training Directon The Real Driving Centre mengatakan, kejadian tersebut memang ironis, di mana masyarakat ada yang tidak mau memberi jalan pada ambulans yang menyalakan sirene.

"Ada atau tidak ada pasien di dalam ambulans, bukan urusan kita, kewajiban pengguna jalan adalah memberi jalan," ucap Marcell kepada Kompas.com, Sabtu (26/3/2022).

Hal ini pun sudah jelas diatur pada UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Pasal 134. Ambulans menempati posisi kedua kendaraan yang memperoleh hak utama di jalan, di bawah kendaraan pemadam kebakaran.

2. Mobil Harus Mematikan AC Saat Menanjak, Mitos atau Fakta?

Head Product Improvement/EDER Dept Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Bambang Supriadi mengatakan, mematikan AC saat berkendara memang bisa mempengaruhi perfoma mesin.

“Mematikan AC saat melewati jalan menanjak memang bisa mempengaruhi kinerja mobil. Pasalnya kompresor AC digerakan oleh belt dan berputar mengikuti putaran mesin," katanya saat dihubungi Kompas.com.

"Sehingga ketika kompresor AC mati, otomatis beban mesinnya juga akan berkurang,” lanjut dia.

3. Jangan Memanjakan Anak Bonceng di Jok Depan Motor, Berbahaya!

Memboncengkan anak di jok depan pada sepeda motor masih jadi kebiasaan yang terkesan lumrah dan wajar dilakukan. Padahal, perilaku ini terlalu berbahaya saat motor mengalami kecelakaan, bisa fatal.

Seperti yang terjadi di Tamansari, Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (25/3/2022). Beruntungnya, dalam kejadian ini baik kedua pemotor maupun anak kecil yang dibonceng di jok depan hanya mengalami luka ringan. 

Kebiasaan ini dapat membuat pengendara motor lebih mudah kehilangan keseimbangan saat harus bermanuver seperti berbelok atau berpindah lajur. Tidak hanya itu, keselamatan anak yang bonceng di depan juga sangat tidak terjamin keamanannya.

4. Hitung Konsumsi BBM Hyundai Creta di Dalam Kota

Hyundai Creta didesain menarik dengan eksteriornya yang cukup unik. Selain itu, kabinnya juga terasa elegan dengan nuansa sporty pada beberapa bagian.

Sporty utility vehicle (SUV) yang diproduksi di dalam negeri ini juga menawarkan posisi berkendara yang nyaman. Apalagi, didukung dengan fitur-fitur yang terbilang lengkap di kelasnya. 

Soal performa, Creta menggunakan mesin Smartstream 1.5 L. Meski belum dilengkapi dengan turbo, tapi performanya tetap terasa bertenaga. Digunakan untuk harian nyaman, saat lajunya dipacu juga terasa responsif.

5. Parkir Sebentar, Jangan Tinggalkan Mobil dalam Kondisi Mesin Menyala

Saat hendak berhenti sebentar, masih banyak pemilik kendaraan yang abai terhadap keamanan mobil. Perilaku yang biasa dilakukan adalah meninggalkan kendaraan dalam kondisi mesin masih menyala, dengan alasan hanya ditinggal sebentar.

Padahal, kebiasaan ini dapat merugikan pemilik kendaraan. Mulai dari kemungkinan mobil dibobol, barang berharga hingga mobil yang dibawa kabur.

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana menjelaskan bahwa durasi meninggalkan kendaraan tidak bisa dijadikan alasan untuk mengabaikan keamanan kendaraan.

https://otomotif.kompas.com/read/2022/03/27/072100115/-populer-otomotif-terjadi-lagi-aksi-pengemudi-yang-menghalangi-laju

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke