Salin Artikel

Pengemudi Harus Paham Risiko Mengemudikan Truk ODOL

Dalam rekaman singkat tersebut, terlihat sebuah truk membawa beban berlebih dan ditumpuk ke atas. Sudah tentu membawa beban seperti ini bisa disebut dengan Over Dimension dan Over Loading (ODOL).

Hal ini tentu sangat membahayakan, tidak hanya bagi sopir truk namun juga pengguna jalan lainnya. Bisa saja muatan tersebut terlepas dari truk dan menimpa pengendara yang berada di sekitarnya.

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sonny Susmana mengatakan, truk yang over loading mudah kehilangan keseimbangan, apalagi jika muatan ditumpuk sangat tinggi. Sebab, titik berat tersebut sudah berubah ke atas.

Jika diperhatikan, truk ODOL sudah kerap kali ditemui di Indonesia. Namun, apakah sebenarnya pengemudi atau pengusaha truk tidak mengetahui efek dari truk ODOL, seperti mudah terguling.

Menurut Sony, faktor risiko di jalan itu tinggi, sebelum berada di jalan, pengemudi harus paham apa saja risiko bahayanya. Jika melihat kejadian truk ODOL, pengemudi nampaknya tidak punya pilihan lain selain harus berangkat, walau ia tahu kendaraan sudah kelebihan muatan.

“Rata-rata mereka (pengemudi) takut menolak yang bisa berujung pemecatan oleh bosnya. Sehingga mereka lebih memilih mengemudi dengan risiko tinggi yang tidak pernah diperhitungkan dengan cermat,” katanya.

https://otomotif.kompas.com/read/2021/10/07/124200115/pengemudi-harus-paham-risiko-mengemudikan-truk-odol-

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.