Salin Artikel

Kemenhub Siapkan 2 Skema Ganjil Genap di Lokasi Wisata

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) masih melakukan pembahasan soal penerapan aturan ganjil genap di tempat-tempat wisata selama penerapan PPKM.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan, pembahasan saat ini masih dibicarakan, terutama terkait masalah jadwal atau waktu implementasinya.

"Belum selesai, ada sejumlah pembahasan yang masih dirumuskan. Paling utama terkait soal waktu pelaksanaan ganjil genapnya, apakah akan dimulai dari Jumat selama tiga hari atau Sabtu selama dua hari hingga Minggu," ucap Budi saat dihubungi Kompas.com, Senin (20/9/2021).

Menurut Budi, pembahasan waktu tepat pelaksanaan ganjil genap dilakukan karena adanya sejumlah masukan.

Selain itu, antara satu lokasi wisata dengan tempat wisata lainnya juga memiliki perbedaan karakteristik, seperti beda tingkat keramaian lalu lintas, kepadatan, sampai kewenangan dari sisi lokasi tempat wisata berada.

Lantaran itu, sambil menunggu masukan-masukan para pakar, menurut Budi kemungkinan besar nantinya ganjil genap di tempat wisata untuk membatasi mobilitas selama PPKM akan memiliki dua skema.

"Intinya yang ingin kami atur itu pola ganjil genapnya mulai hari apa. Seperti di Puncak itu kan pemerintah daerahnya minta tiga hari dari Jumat sampai Minggu, tapi belum tentu tempat wisata lain sama," ujar Budi.

"Jadi kemungkinan nanti ada dua skema ganjil genapnya, ada yang dua hari ada juga yang tiga hari. Itu sedang dibahas juga apakah akan seperti itu atau ada masukan dan kajian lain," kata Budi.

https://otomotif.kompas.com/read/2021/09/21/090200815/kemenhub-siapkan-2-skema-ganjil-genap-di-lokasi-wisata

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.