Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Penerapan Ganjil Genap di Cianjur Dinilai Efektif Mengurangi Mobilitas

CIANJUR, KOMPAS.com - Penerapan ganjil genap di kawasan puncak Cianjur, Jawa Barat dinilai efektif untuk menekan mobilitas warga di akhir pekan.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Cianjur AKP Mangku Anom menyebutkan, terjadi penurunan jumlah kendaraan sebesar 30 persen dari kondisi normal di jalur tersebut.

"Cukup efektif ya, meski masih ada yang bocor-bocor R2 (sepeda motor) dari bawah karena ada jalur-jalur kecil," kata Anom dilansir Kompas.com, Senin (20/9/2021).

Rencananya, penerapan ganjil genap akan dilakukan secara berkelanjutan setiap akhir pekan untuk mengurangi lonjakan kendaraan di kawasan puncak. Mengingat kawasan tersebut merupakan tujuan wisata yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

Penyekatan dilakukan Satlantas Polres Cianjur di Pos TMC bundaran tuga Lampu Gentur yang melibatkan beberapa petugas gabungan dari Satpol PP dan dinas perhubungan.

"Selain di pos penyekatan, kita juga ada petugas yang mobile untuk memantau jalur-jalur kecil yang bisa dilalui kendaraan," ujar dia.

Sebelumnya, pemerintah resmi memberlakukan aturan pembatasan mobilitas masyarakat melalui skema ganjil genap di kawasan wisata pada wilayah berstatus PPKM level 3 dan 2. Aturan baru tersebut tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 42 Tahun 2021.

"Karena kan sosialisasi sudah, uji coba juga sudah dilakukan. Tinggal ke penguatan di payung hukumnya saja agar dalam penerapannya bisa berjalan lebih optimal," ucap Anom.

https://otomotif.kompas.com/read/2021/09/20/122953515/penerapan-ganjil-genap-di-cianjur-dinilai-efektif-mengurangi-mobilitas

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke