Salin Artikel

Kenali Fenomena Pirolisis dan Bahayanya pada Roda Kendaraan

JAKARTA, KOMPAS.com - Melakukan pengereman secara terus menerus akan menciptakan suhu yang tinggi pada roda kendaraan. Tanpa disadari, kebiasaan tersebut dapat memicu terjadinya pirolisis pada ban.

Pirolisis merupakan peristiwa dekomposisi internal pada suatu material yang suhunya terus naik. Saat ban mengalami pemanasan yang berlebihan akan berisiko memicu terjadinya pirolisis dalam ban.

Pirolisis akan meningkatkan tekanan udara dalam ban. Tekanan udara disertai suhu yang tinggi di dalam ban lambat laun akan merusak ban tersebut.

Kebiasaan buruk pengemudi yang mengerem terus-menerus bisa jadi pemicu awal pirolisis. Sebab, gesekan yang terjadi pada sistem pengereman menimbulkan suhu yang tinggi.

"Jarak kampas dengan tromol itu di bawah 1 milimeter, jika jari-jari tromol berubah, kampas bisa jadi posisinya menekan tromol terus," ungkap Ahmad Wildan, Senior Investigator Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) kepada Kompas.com belum lama ini.

Dengan sistem pengereman yang sudah cacat, kemungkinan besar peningkatan suhu pada roda akan selalu terjadi. Panas dari aktivitas pengereman ini akan menjalar ke dalam ban.

Ketika dihubungi Kompas.com, Kamis (27/5/2021), Bambang Widjanarko selaku Tire & Rim Consultant menjelaskan, risiko paling ringan yang terjadi pada ban adalah rusaknya bead atau kawat baja di dalam ban. Bisa saja bead akan retak, jebol, bahkan hingga terbakar.

Ketika tekanan udara di dalam ban sudah melebihi batas kemampuan ban tersebut, maka ban bisa pecah. Risiko lainnya adalah pelek bisa ikut pecah juga.

Lebih parahnya, pirolisis dapat menular ke ban lain yang berada di dekatnya. Oleh sebab itu, truk atau bus dengan ban ganda di belakang memiliki risiko pirolisis yang besar.

Dalam beberapa kasus, terbakarnya kendaraan niaga tanpa disebabkan tabrakan sebelumnya, terjadi disebabkan karena pirolisis yang parah pada rangkaian roda belakangnya.

https://otomotif.kompas.com/read/2021/05/28/091200215/kenali-fenomena-pirolisis-dan-bahayanya-pada-roda-kendaraan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.