Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Produksi Daihatsu Rocky Belum Terpengaruh Krisis Cip Semikonduktor

KARAWANG, KOMPAS.com - Industri otomotif kini tengah dibayangi krisis cip semikonduktor. Tak hanya mengganggu rantai pasok global, kondisi ini juga lambat laun mulai dirasakan sektor otomotif di Indonesia, terutama yang memiliki pabrik perakitan.

Salah satu gejala konkret yang terjadi, yakni mulai muncul jurang pemisah waktu antara pemesanan dan pengiriman beberapa merek kendaraan. Salah satunya, Daihatsu Rocky yang daftar tunggu alias indennya mencapai dua bulan.

Apalagi untuk Rocky varian tertinggi yang sudah dilengkapi dengan fitur-fitur modern, konsumen harus sedikit menunggu lebih lama dari tipe biasa.

Apabila mobil dibekali dengan segudang fitur modern seperti itu, maka sudah pasti menggunakan cip semikonduktor. Lantas, apakah krisis ini berpengaruh terhadap proses perakitannya?

Marketing Director dan Corporate Planning & Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra mengatakan, krisis ini terjadi secara global dikarenakan oleh beberapa faktor. 

Menurut dia, masalahnya karena permintaan di industri gadget selama pandemi Covid-19 meningkat 3 kali lipat, sementara industri otomotif menurun.

Namun, seiring waktu, dunia otomotif berangsur membaik sehingga pabrik cip tersebut kewalahan menerima perimtaan.

"Saya bisa katakan, tidak semua tipe mengalami kesulitan cip semikonduktor. Sampai hari ini, pabrik ADM masih beroperasi secara normal," ucap Amel di Karawang, Selasa (25/5/2021).

Meski begitu, Amel melanjutkan Daihatsu akan tetap mengamati tipe atau model tertentu yang berpotensi mengalami masalah tersebut.

"Sampai hari ini, hanya bisa mengatakan masih memproduksi secara normal, termasuk untuk Rocky dan juga model yang lainnya," ujar Amel.

https://otomotif.kompas.com/read/2021/05/25/173726315/produksi-daihatsu-rocky-belum-terpengaruh-krisis-cip-semikonduktor

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke