Salin Artikel

Panduan Ganti Ban Aftermarket Buat Pemilik Jimny JB74

JAKARTA, KOMPAS.com – Sebagai salah satu mobil incaran para kolektor, Suzuki Jimny generasi keempat atau JB74 merupakan mobil yang menarik untuk jadi bahan modifikasi. Loyalis Jimny biasanya sudah tak sabar untuk mengoprek mobil ini, lantaran kesulitan mencari unit bekas atau inden yang begitu lama.

Secara umum, ada banyak ubahan yang bisa dilakukan pemilik Jimny. SUV 4x4 ini biasanya mengalami ubahan di sektor kaki-kaki agar lebih menunjang saat dipakai di medan offroad.

Julian Johan, Founder Komunitas JB74.ID, mengatakan, banyak pemilik Jimny yang sudah memodifikasi mobilnya. Ubahan yang banyak dilakukan biasanya mengganti ban, pelek, hingga suspensi.

“Owner Jimny baru kebanyakan bukan pemain offroad, bukan pemilik mobil 4x4 juga sebelumnya,” ucap pria yang akrab disapa Jeje, kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

“Jadi mereka lebih sering jalan di perkotaan, modifikasinya kebanyakan ada di sekitar tampilan. Salah satunya mengganti ban bawaan dengan tipe A/T atau M/T,” katanya.

Buat pemilik Jimny, dalam mengganti ban ternyata tidak bisa sembarangan. Ada beberapa panduan yang bisa diikuti, terutama bagi mereka yang enggan mengganti suspensi bawaan.

“Kalau hanya ganti ban, tanpa mengubah ketinggian atau ganti suspensi, paling maksimal pakai ban dengan lebar 215,” ujar Wibowo Santosa, pemilik Permaisuri Ban, toko pelek dan ban di Jalan Mahakam, Jakarta Selatan.

Menurut Wibowo, pemilik Jimny bisa saja mengganti ban dengan ukuran lebih lebar. Namun dengan konsekuensi harus melakukan sedikit modifikasi di bagian kolong mobil.

“Kalau mau pakai ban lebih lebar dari 215, cover plastik di kolong harus dicoak atau dicopot. Atau mobil harus ditinggikan sampai 2 inci, bisa dengan lift kit atau ganti travel suspensi,” tuturnya.

Harga Ban

Wibowo mengatakan, pilihan ban aftermarket buat Suzuki Jimny generasi keempat terbilang cukup bervariasi di pasaran.

Selain itu pemilihan ban juga tergantung kebutuhan konsumen, apakah mobil akan main di medan jalan rusak saja atau untuk rute kombinasi offroad dan onroad.

“Mereknya bisa dari Jepang seperti Dunlop, Yokohama, Toyo Tire, Bridgestone, dan sebagainya, yang dibanderol sekitar Rp 5 jutaan sampai Rp 10 jutaan satu set,” kata Wibowo.

“Atau dari merek Amerika seperti BF Goodrich yang dihargai Rp 15 jutaan sampai Rp 20 jutaan satu set,” ujarnya.

Jika dana yang disiapkan agak terbatas, Anda bisa memilih ban lansiran merek Jepang yang ditawarkan lebih terjangkau.

Sebagai tips tambahan, ban bawaan Jimny ternyata juga laku dijual dengan harga yang lumayan tinggi untuk tipe standar.

Jadi Anda bisa sekalian tukar tambah ban lama dengan yang baru. Lumayan bisa hemat hingga jutaan rupiah.

“Ban standar Jimny masih impor dari Jepang, di sini agak susah carinya. Jadi harganya memang lebih mahal, karena ukuran yang jarang. Sekennya bisa Rp 700.000 sampai Rp 800.000 per buah,” ucap Wibowo.

https://otomotif.kompas.com/read/2020/07/06/080200215/panduan-ganti-ban-aftermarket-buat-pemilik-jimny-jb74

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.