Salin Artikel

Mengapa Putih Jadi Warna Favorit Pikap dan Blind Van?

JAKARTA, KOMPAS.com – Kendaraan biasanya memiliki banyak pilihan warna. Bicara kendaraan komersial seperti pikap dan blind van, mengapa putih kerap jadi warna favorit di pasar?

Padahal kendaraan komersial tersebut biasanya digunakan secara harian dan sering lecet karena pemakaian. Alasan ini membuat putih jadi lebih mudah terlihat kotor dibandingkan dengan warna lain.

Bambang Supriyadi, Head Product Improvement/EDER Dept Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM), mengatakan, sebenarnya untuk kendaraan komersial, pilihan warna tidak terlalu dipikirkan oleh pembeli.

“Kalau komersial preferensi harga jual dari fungsi atau kondisi kendaraannya lebih penting dibanding warna. Jadi pembeli kendaraan komersial lebih memerhatikan fungsional dari mobil tersebut,” ucap Bambang kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Selain itu, warna putih pada kendaraan memiliki beberapa keunggulan. Keunggulannya yaitu warna putih memantulkan cahaya matahari, jadi lebih dingin saat siang. Keunggulan lainnya yaitu lebih terlihat saat malam hari, jadi lebih aman.

“Kekurangannya, warna putih perawatannya lebih intensif, karena gampang terlihat kotor oleh debu,” kata Bambang.

Warna putih biasanya menjadi salah satu pilihan warna pada blind van. Tetapi warna tersebut sebenarnya bisa diganti sesuai dengan keinginan pembeli, asalkan digunakan sebagai kendaraan fleet.

“Misalnya Gran Max Blind Van, kalau retail, warna hanya putih, tetapi untuk fleet costumer, bisa memilih warna yang diinginkan,” ujar Bambang.

Warna putih juga lebih mudah diubah sesuai dengan kebutuhan konsumen, misal ditempel stiker perusahaan atau identitas korporasi lain, karena bersifat netral.

https://otomotif.kompas.com/read/2020/06/02/112200815/mengapa-putih-jadi-warna-favorit-pikap-dan-blind-van-

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.