Salin Artikel

Ramai PHK Karyawan, Bagaimana Nasib Sopir dan Kernet Bus AKAP?

JAKARTA, KOMPAS.com – Meluasnya penyebaran virus corona atau Covid-19, telah berimbas pada keberlangsungan usaha transportasi. Salah satunya perusahaan bus antar kota antar provinsi (AKAP), maupun bus pariwisata.

Anthony Steven Hambali, Pengurus Pusat Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI) yang juga pemilik PO Sumber Alam, mengatakan, pihaknya memilih ikut anjuran pemerintah dengan mengurangi operasional.

“Operasional bus AKAP turun 90 persen, kalau pariwisata sudah 100 persen sejak minggu keempat Maret 2020,” ucap Anthony, kepada Kompas.com (19/4/2020).

Menurutnya, penghentian operasional sejumlah trayek bus turut berkontribusi dalam mengurangi penyebaran virus corona ke sejumlah daerah.

Namun kondisi ini jelas merugikan para pelaku bisnis perusahaan otobus. Karena omzet mereka menurun drastis, pengusaha pun terpaksa melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Kalau sopir dan kernet bisa dirumahkan dulu, tapi karyawan kantor tidak bisa, karena kantor harus tetap beroperasi,” ucap Anthony.

“Tapi karena kantor tidak ada pemasukan, akhirnya kami harus PHK. Saya sendiri sudah mengurangi 20 persen karyawan pada bulan ini,” katanya.

Sementara nasib sopir dan kernet, menurut Anthony saat ini masih bisa bekerja. Tapi dengan jumlah perjalanan yang jauh menurun dibandingkan sebelum pandemi corona.

“Kalau di tempat saya ada sekitar 60 sopir dan kernet, biasanya sebulan mereka bisa lakukan 20 trip pulang-pergi (PP). Sekarang mereka digilir, masing-masing jadi 2 trip PP saja sebulan,” ujar Anthony.

https://otomotif.kompas.com/read/2020/04/19/154100615/ramai-phk-karyawan-bagaimana-nasib-sopir-dan-kernet-bus-akap-

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.