Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Industri Otomotif Indonesia Mulai Persiapan Produksi Ventilator

JAKARTA, KOMPAS.com - Permintaan pemerintah agar industri otomotif memproduksi alat bantu pernapasan atau ventilator guna membantu penanggulangan pandemi virus corona (Covid-19) mendapat sambutan baik.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyebut, kini sudah ada perusahaan otomotif dalam negeri yang mulai mengambil tindakan ke sana. Mereka akan menggandeng beberapa industri pemasok serta lembaga pendidikan dan penelitian terkait.

"Telah ada perusahaan industri otomotif yang menindaklanjuti bekerja bersama dengan industri suppliers otomotif untuk melakukan reversed enginering pengembangan prototype ventilator," kata Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP) Kemenperin Putu Juli Ardika saat dihubungi Kompas.com, Jakarta, Kamis (2/4/2020).

"Perusahaan Industri otomotif tersebut juga telah mengidentifikasikan ada beberapa tim di lembaga pendidikan dan penelitian yang sedang bekerja mengembangkan ventilator," lanjutnya.

Meski belum disebutkan secara pasti rencana alokasi waktu penyelesaiannya, Putu menyatakan bahwa Kemenperin akan mendukung supaya rencana itu bisa segera terwujud.

"Besok akan ada perbincangan lebih lanjut antara Menteri Perindustrian dengan tim dan asosiasi (Gaikindo)," ujar Putu.

Dikonfirmasi, Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Yohannes Nangoi mengamini wacana tersebut. Adapun hal-hal yang berkaitan dengan rencana produksi ventilator sedang dibincangkan lebih lanjut.

"Besok akan ada rapat dengan Menteri Perindustrian. Nanti kita bicarakan lagi usai rapat itu," ucapnya.

Bob Azam, Direktur Administrasi, Korporasi dan Hubungan Eksternal PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mengatakan, Toyota mendukung rencana pemerintah untuk memproduksi ventilator. 

"Kami tengah menyiapkan rencana produksi ventilator bersama perusahaan pemasok. Kita sekaligus dorong industri komponen agar bisa berkembang," kata Bob kepada Kompas.com, Kamis (2/4/2020).

Bob menjelaskan, Toyota menyokong penuh melalui multisourcing komponen yang dibutuhkan untuk produksi ventilator. Diharapkan produksi bisa dilakukan secepat mungkin sehingga bisa membantu pemerintah menangani pasien terjangkit virus corona di berbagai rumah sakit di Indonesia.

"Sekarang sudah proses, masih ada beberapa kendala soal komponen elektronik, ini masih dicarikan solusi, sehingga bisa cepat terlaksana," kata Bob.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang beberapa waktu lalu meminta beberapa industri dalam negeri ikut turun tangan untuk bantu menanggulangi pandemi virus corona.

Sedikitnya ada tiga industri raksasa yang jadi sorotan dalam hal ini, yaitu industri tekstil, industri farmasi, serta industri otomotif.

"Untuk supply ventilator, akan dibuat prototipe sederhana yang dapat diproduksi massal melalui kerja sama antara industri otomotif dengan industri komponen," kata Agus di keterangan tertulisnya.

Bila imbauan tersebut berjalan sesuai rencana, penanganan pasien yang terjangkit virus corona diharapkan bisa secara signifikan terbantu. Sebab, per 2 April 2020 sudah ada 1.790 pasien yang positif terinfeksi virus corona di Indonesia.

Berdasarkan jumlah itu, korban meninggal mencapai 170 jiwa dan angka yang sembuh ialah 112 orang.

https://otomotif.kompas.com/read/2020/04/03/070200315/industri-otomotif-indonesia-mulai-persiapan-produksi-ventilator

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke