Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Wuling "Pede" Bermain di Segmen SUV

JAKARTA, KOMPAS.com - Pabrikan kongsi antara SAIC Motor – General Motors – Wuling Motors (SGMW) atau yang di Indonesia dikenal dengan Wuling Motors, akan memperluas pasar di Tanah Air. Setelah menghadirkan model LMPV, dan MPV, kini sudah siap bermain di kelas medium SUV.

Bahkan, merek otomotif asal China itu sangat percaya diri dan optimistis bisa bersaing di segmen medium SUV, yang secara persaingan cukup ketat dan dihuni oleh merek-merek dari Jepang, seperti Toyota, Honda, dan Mitsubishi.

"Kami yakin dan optimis, karena selain segmen ini juga pertumbuhan pasarnya bagus, kami juga memiliki produk dengan spesifikasi dan fitur yang menarik," ujar Brand Manager SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors) Dian Asmahani, ketika dikonfirmasi Kompas.com, Senin (21/1/2019).

SUV medium yang akan dijual Wuling di Indonesia, yakni Almaz atau di negara asalnya memiliki nama Baojun 530. Belum diinformasikan apakah spesifikasi dan fitur buat Indonesia sama seperti di China, tetapi dipastikan bisa bersaing dengan para rival.

Apabila melihat spesifikasi Boujun 530, memiliki dimensi tubuhnya dengan panjang 4.655mm, lebar 1.835mm, dan tinggi 1.760mm.

Selanjutnya sektor jantung pacu dibekali 4-silinder segaris DOHC, Turbocharged, DVVT berkubikasi 1.451 cc berbahan bakar bensin. Tenaga maksimal yang bisa dihasilkan mesin itu mencapai 147tk @5.500 rpm, dengan torsi maksimal 230 Nm @2.000-3.800 rpm.

SUV ini juga punya penggerak roda depan alias front wheel drive (FWD), di mana sudah mengadopsi teknologi Electric Power Steering (EPS) pada kemudinya, dan dikawal suspensi McPherson Strut Coil Spring pada sisi depan, dan di bagian belakang Coil Spring dengan Independent Suspension.

https://otomotif.kompas.com/read/2019/01/21/104600615/wuling-pede-bermain-di-segmen-suv

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke