Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Jasamarga

Ini Penyebab Ford EcoSport Inden Panjang

Kompas.com - 21/07/2014, 07:40 WIB
Azwar Ferdian

Penulis

Jakarta, KompasOtomotif - EcoSport menjadi primadona baru Ford Motor Indonesia (FMI). Low SUV (Sport Utility Vehicle) ini terus diburu konsumen Indonesia, meski harus inden sampai tiga-empat bulan.

Pada Juni 2014 lalu, FMI menerima pemesanan 690 unit EcoSport dan ada 1.600 daftar inden yang diterima. Bagus Susanto, Managing Director FMI menjelaskan, angka itu diprediksi akan makin bertambah pada semester kedua nanti.

"Bulan lalu kami mencatat ada pemesanan 690 unit, dan ada inden sekitaa 1.600 unit. Ini bisa naik di semester kedua, karena penjualan akan semakin baik dan EcoSport juga sudah mulai dijual penuh. Mudah-mudahan di kuartal keempat sudah mulai bisa diterima konsumen," jelas Bagus yang ditemui pada acara Driving Skill for Life, Sabtu (19/7/2014).

Baca juga: Kapolri Minta Maaf Ajudannya Pukul Jurnalis di Semarang, Janji Telusuri Pelaku

Bagus melanjutkan, inden tidak hanya terjadi di Indonesia tapi juga di negara Asia Tenggara lain. Suplai dari Thailand sebagai produsen, tidak cukup memenuhi permintaan negara-negara distributor.

"Ecosport sukses merata, bukan hanya di Indonesia. Kami sudah meminta penambahan suplai dari Thailand, tapi hanya ditambah sedikit. Mudah-mudahan kuartal empat semua sudah terpenuhi," tambah Bagus lagi.

FMI mulai memasarkan EcoSport sejak awal tahun ini, dan ditawarkan dengan harga mulai Rp 195,4 juta sampai Rp 242,4 juta, on the road Jakarta. Hadir dalam lima varian pilihan, yakni Ambiente M/T, Trend M/T, Trend A/T, Titanium M/T, dan Titanium A/T.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Penurunan Arus Mudik Lebaran 2025: Analisis Data dan Penyebabnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau