Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Keluar saat Terjepit di Parkir Pararel, Begini Langkahnya

Kompas.com - 04/02/2020, 17:23 WIB
Stanly Ravel,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Terjebak karena terhimpit dua mobil di depan dan belakang saat parkir pararel, menjadi hal yang sangat menjengkelkan. Apalagi kedua mobil tersebut sama-sama tak bisa digeser lantaran menggunakan rem tangan.

Kondisi ini tentu membuat pemilik mobil memutar otak memikirkan cara mengeluarkan mobilnya dari himpitan tersebut.

Apalagi jarak antara mobil depan dan belakang pun tak begitu lapang, yang membuat manuver mobil tak akan leluasa untuk berbelok.

Namun bukan berarti tidak bisa dilakukan, selama masih ada jarak, Anda bisa meloloskan dengan beberapa gerakan.

Tapi lumayan membutuhkan effort lebih, lantaran tak mudah untuk mengukur jarak antar mobil depan dan belakang.

Baca juga: Efek Buruk Setir Mobil Tidak Lurus saat Parkir


Tutorial untuk keluar dari jebakan parkir pararel ini bisa disimak dalam video yang diliris akun Youtube @jemi-nj. Namun penting untuk diketahui bila hal ini hanya bisa dilakukan untuk pengendara yang sudah memiliki jam terbang tinggi.

"Kalau melihat dari videonya itu sebenarnya bagus, tapi tidak semudah itu juga. Artinya, hal ini tidak bisa dilakukan oleh semua pengendara, terutama yang pemula atau wanita. Lalu ada beberapa hal lain yang harus juga diperhatikan," ucap Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (4/2/2020).

Baca juga: Mau Belajar Mengemudi, Kuasai Dulu Cara Parkir Mobil

Maksud dari beberapa hal lain yang haurus diperhatikan adalah mengenai jarak belakang dan mobil.

Sony juga menganjurkan pemilik mobil mengetahui mengenai radius putar yang dimiliki oleh mobil, serta yang pasti tak bisa dilakukan sendiri.

Menurut Sony, harus ada orang lain di luar kendaraan yang mengawasi jarak belakang dan mobil ketika pengendara melakukan koreksi untuk lolos dari jebakan parkir pararel tersebut.

"Penting diingat, setiap mobil punya jarak putar kemudi atau radius putar yang beda-beda, jadi mungkin tidak semua mobil akan semudah itu, ada yang sampai harus berkali-kali melakukan koreksi maju mundur, contoh kalau mobil hanya punya dua putaran, artinya harus effort lebih," ucap Sony.

Baca juga: Tak Punya Garasi Didenda Rp 2 Juta, Pahami Aturan tentang Parkir Mobil

"Kehadiran orang di luar juga penting sebagai marshal yang mengawasi saat melakukan manuver maju dan mundur, karena bila sendirian akan sangat sulit. Pengendara wajib mengetahui jarak duduk dia ke bumper depan, pasti repot bila sendirian," ujar dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
[FULL] Kapolri soal Pantauan Arus Mudik Lebaran 2025: Fatalitas dan Keamanan Lebih Baik dari Tahun
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau