Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

BBM Sampah Plastik Belum Cocok untuk Motor 4-Tak

Kompas.com - 01/07/2018, 10:35 WIB
Alsadad Rudi,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Bahan bakar minyak (BBM) dari sampah plastik yang dikembangkan organisasi pecinta lingkungan Gerakan Tarik Plastik (Get Plastic), ternyata belum cocok digunakan untuk sepeda motor bermesin 4-Tak.

Anggota Get Plastic, Dimas Bagus Widjanarko mengaku pernah menguji coba menggunakan Premium hasil pengolahan sampah plastik untuk sepeda motor 4-Tak. Hasilnya tarikan terasa berat.

Premium yang diolah dari sampah plastik tersebut diketahui hanya memiliki kadar oktan 82, atau lebih rendah dari kadar oktan Premium Pertamina yang mencapai 88.

Baca juga: Pakai Vespa Ber-BBM Sampah Plastik, Pria Ini Siap Jelajahi Jawa-Bali

"Mungkin karena kadar oktannya rendah, jadi tarikannya kalau digunakan ke motor 4-Tak terasa berat," kata Dimas kepada Kompas.com, Selasa (26/6/2018).

Kondisi berbeda disebut Dimas tak berlaku untuk motor 2-Tak, contohnya seperti Vespa Super tahun 1977 yang digunakannya untuk touring Jakarta-Bali.

Saat diuji coba ke Vespa miliknya, Dimas menyebut tarikan motor tak terlalu mengalami perubahan.

Terbukti, Dimas masih bisa menempuh jarak ribuan kilometer. Sampai sejauh ini, ia dilaporkan sudah berada di Banyuwangi.

Baca juga: Butuh Ratusan Kilogram Sampah Plastik untuk Touring Jakarta-Bali

Demi melanjutkan misi mengatasi permasalahan sampah plastik, Dimas menyebut sampai saat ini pihaknya masih terus berupaya mengembangkan alat pengolahan minyak, agar nantinya bisa menghasilkan BBM dengan kadar oktan minimal setara Premium Pertamina.

Tujuannya agar alat tersebut berguna untuk semua masyarakat yang kini lebih banyak menggunakan motor 4-Tak.

Pengembangan masih berbasis alat yang ada saat ini.

Baca juga: Jika Tiap Rumah Ada Alat Ini, Masalah BBM dan Sampah Bisa Diatasi

"Kalau alatnya canggih BBM yang dihasilan dari sampah plastik kadarnya bisa minimal RON 88," ucap Dimas.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau