Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Fasilitas Andalan Bus AKAP buat Bersaing dengan Kereta Api

Kompas.com - 30/01/2018, 09:45 WIB
Alsadad Rudi

Penulis

Jakarta, KOMPAS.com - Jumlah masyarakat yang memilih menggunakan bus antar kota antar provinsi (AKAP) cenderung menurun dalam beberapa tahun terakhir. Contohnya saat musim mudik lebaran, pemudik dinilai lebih memilih pulang kampung dengan menggunakan kereta api, pesawat, ataupun mobil pribadi.

Baca juga : Jumlah Pemudik Bus Tak Sampai Setengah dari Pemudik Kereta

Ketua Presidium Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Muslich Zainal Asikin menilai cenderung menurunnya pengguna bus AKAP disebabkan semakin membaiknya layanan kereta api, yang bersamaan dengan tak adanya perbaikan yang signifikan terhadap layanan bus AKAP.

Guna menyiasati kondisi tersebut, beberapa perusahaan otobus (PO) mulai menyediakan layanan AKAP dengan menggunakan bus tingkat. Layanan ini menawarkan fasilitas premium kepada calon penumpang, diantaranya fasilitas yang tidak akan dinikmati oleh penumpang kereta, yakni headrest monitor di tiap kursi dan ruang khusus untuk merokok atau smoking room.

"Fasilitas merupakan pendukung untuk menarik minat konsumem. Dalam hal ini, smoking room juga termasuk fasilitas. Dan setahu saya di kereta belum ada LCD monitornya tiap bangku," kata Kepala Bagian Operasional Bus Malam Agra Mas, Utut Saptio Wibowo kepada Kompas.com, Senin (29/1/2018).

Baca juga : Ayah Tepergok Merokok, Satu Keluarga Diturunkan dari Kereta Api

Sampai sejauh ini, tercatat memang belum ada kereta api jarak jauh yang menyediakan dua fasilitas tersebut, termasuk kereta api kelas eksekutif. Kondisi itulah yang sedang dimanfaatkan oleh PO bus, salah satunya Agra Mas. Berbeda dengan pesawat, kereta memang moda transportasi yang bisa dibandingkan "apple to apple" dengan bus AKAP.

Selain headrest monitor dan smoking room, Utut menyebut fasilitas lainnya yang diandalkan PO bus untuk menarik minat penumpang adalah dispenser. Jadi penumpang dapat menyeduh sendiri minuman hangat saat perjalanan.

"Kami memang tengah berupaya mengembalikan kepercayaan penumpang terhadap transportasi bus. Caranya tentu saja dengan memberikan fasilitas apapun yang bisa membuat penumpang nyaman selama perjalanan," ucap Utut.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kapal Selam Wisata Tenggelam di Laut Merah, 6 Orang Tewas
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau