Motor Apa yang Paling Sering Jatuh di MotoGP? - Kompas.com

Motor Apa yang Paling Sering Jatuh di MotoGP?

Kompas.com - 21/12/2017, 16:47 WIB
Pebalap Repsol Honda Team asal Spanyol, Marc Marquez, berlari menuju motornya setelah terjatuh di tikungan 2 Autodromo Termas de Rio Hondo pada balapan GP Argentina, Minggu (9/4/2017).MOTOGP.COM Pebalap Repsol Honda Team asal Spanyol, Marc Marquez, berlari menuju motornya setelah terjatuh di tikungan 2 Autodromo Termas de Rio Hondo pada balapan GP Argentina, Minggu (9/4/2017).

Jakarta, KompasOtomotif – Dari data Dorna yang mencatat setiap kali pebalap MotoGP terjatuh di lintasan, diketahui merek sepeda motor yang paling sering mengalaminya adalah Aprilia. Sementara itu, motor Honda dua kali lebih sering jatuh ketimbang Yamaha.

Catatan pebalap terjatuh terjadi pada setiap akhir pekan seri MotoGP. Namun, karena jumlah pebalap full-time tiap pabrikan bervariasi, bisa dua sampai delapan pebalap, Crash.net menyimpulkannya dengan membuat rata-rata terjatuh per merek manufaktur.

Aprilia: 50 kali terjatuh – 2 motor = 25,0 (rata-rata terjatuh per motor)
Honda: 84 kali terjatuh - 5 motor = 16,8
Suzuki: 25 kali terjatuh - 2 motor = 12,5
Ducati: 97 kali terjatuh - 8 motor = 12,1
KTM: 18 kali terjatuh - 2 motor = 9,0
Yamaha: 35 kali terjatuh - 4 motor = 8,8

Angka di atas itu termasuk pebalap pengganti yang terjatuh, misalnya buat Jonas Folger dan penggantinya, Kohta Nozane. Kejadian jatuh yang dialami pebalap wild card tidak dihitung.

Baca: Berbeda dengan Lorenzo, Vinales Tetap Hormati Rossi

Sam Lowes
Dari data yang lain menunjukan Sam Lowes (Aprilia Racing Team Gresini) merupakan pebalap yang paling sering kecelakaan dan terjatuh yaitu 31 kali. Tempat kedua diisi oleh juara dunia musim ini Marc Marquez (Repsol Honda) sebanyak 27 kali, ketiga Alvaro Bautista 26 kali (Ducati - Pull&Bear Aspar Team), dan keempat Cal Crutchlow (LCR Honda) 24 kali.

“Dalam sejarah, kami (pebalap Honda) lebih sering kecelakaan dibanding manufaktur lain. Saya pikir itu bukan semuanya tergantung pebalap, sebab tiga tahun yang lalu Dani (Pedrosa) terjatuh tiga kali setiap tahun dan sekarang dia jatuh lebih banyak,” kata Crutchlow.

“Itu karena kami berusaha terlalu keras, tapi Marc memenangkan gelar jadi Anda tidak bisa komplain terlalu banyak,” kata Crutchlow lagi.


EditorAzwar Ferdian

Komentar
Close Ads X