“Belum Konglomerat Kalau Tidak Punya Lexus” - Kompas.com

“Belum Konglomerat Kalau Tidak Punya Lexus”

Febri Ardani Saragih
Kompas.com - 07/12/2017, 07:42 WIB
KompasOtomotif-Lexus LS 500 melantai di GIIAS 2017.Ghulam Nayazri/KompasOtomotif KompasOtomotif-Lexus LS 500 melantai di GIIAS 2017.

Jakarta, KompasOtomotif – Kenyataan bahwa banderol setiap model lebih dari Rp 1 miliar bikin anggapan Lexus adalah mobil lambang orang kaya benar adanya. Bahkan, General Manager Lexus Indonesia Adrian Tirtadjaja sampai meyakini tidak ada konglomerat di Indonesia yang belum punya Lexus.

Operasi bisnis Lexus Indonesia memang unik. Berkali-kali Adrian mengatakan fokus divisi di bawah kordinasi Toyota Astra Motor ini bukanlah tentang seberapa banyak menjual unit, tetapi membangun merek yang dipercaya orang kaya.

Hal itu tidak mudah, karena melayani konsumen yang mau mengeluarkan uang Rp 1 miliar buat membeli mobil itu harus dengan perlakuan khusus. Layanannya sampai ke tingkat sangat detail, bukan lagi soal untung-rugi tapi kepuasan hati konsumen.

Lexus RX Lexus RX

Baca: Lexus Cari Orang Kaya di Luar Jawa

“Sekarang kami sudah masuk ke hati konglomerat di Indonesia, sepertinya memang enggak ada konglomerat Indonesia yang enggak punya Lexus,” ucap Adrian, di Jakarta, Selasa (5/12/2017).

Tahun ini Lexus Indonesia sudah beroperasi selama 10 tahun di dalam negeri. Usia itu masih tergolong muda, namun Adrian mengatakan sampai 10 tahun ke depan orientasi masih tetap sama, yaitu membangun citra merek yang menginspirasi. 

PenulisFebri Ardani Saragih
EditorAgung Kurniawan
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM