Setelah Tol, Beli BBM Juga Wajib Pakai Uang Elektronik - Kompas.com

Setelah Tol, Beli BBM Juga Wajib Pakai Uang Elektronik

Stanly Ravel
Kompas.com - 16/09/2017, 16:51 WIB
Kartu pembayaran elektronik MyPertaminaStanly/KompasOtomotif Kartu pembayaran elektronik MyPertamina

Jakarta, KompasOtomotif - Selain PT Jasa Marga Persero Tbk, PT Pertamina (Persero) juga siap memberlakukan transaksi uang elektronik ( e-Money) pada tiap stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) Pertamina. Langkah ini diklaim sebagai sinergi dari Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang dicanangkan Bank Indonesia pada 2014 lalu.

Sebagai tahap awal, Pertamina sudah melakukan uji coba pada beberapa SPBU yang ada di Jakarta. Vice President Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito, menjelaskan, bahwa program cashless sebenarnya sudah mulai disosialisasikan sejak awal tahun 2017 lalu.

"Kita arahnya ke sana (uang elektronik), sekarang dalam tahap uji coba dulu di beberapa SPBU di Jakarta, jadi nanti semua non tunai di SPBU, semua pakai kartu sebagai pembayaran uang elektronik," kata Adiatma saat dihubungi KompasOtomotif, Sabtu (16/9/2017).

Menurut Adiatma, untuk mendorong penggunaan uang elektronik, pada Februari 2017 lalu Pertamina secara nasional sudah membuat program Fuel Lucky Swipe. Program tersebut merupakan rangkaian kegiatan no surcharge atau setiap transaksi non tunai di SPBU Pertamina di Indonesia bebas biaya tambahan.

Baca : Fix, Mulai 31 Oktober Jasa Marga Tolak Tunai

Bahkan sebagai iming-iming, Pertamina juga memberikan hadiah menarik berupa sembilan mobil dan 30 motor bagi masyarakat yang aktif melakukan pembelian BBM secara non tunai.

Sejumlah pengendara mengisi bahan bakar di SPBU Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (9/1/2017). PT Pertamina (Persero) langsung menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) mulai 5 Januari 2017. Revisi harga berlaku untuk jenis BBM non-subsidi dengan angka kenaikan sebesar Rp 300.KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG Sejumlah pengendara mengisi bahan bakar di SPBU Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (9/1/2017). PT Pertamina (Persero) langsung menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) mulai 5 Januari 2017. Revisi harga berlaku untuk jenis BBM non-subsidi dengan angka kenaikan sebesar Rp 300.

Adiatma mengatakan uji coba tidak hanya di Jakarta, beberapa SPBU Pertamina di kota besar bahkan sudah ada yang menerapkan wajib cashless.

"Di Semarang sudah kita dorong untuk elektronik, lalu hari ini baru kita kick off MoU kerja sama dengan Walikota Pontianak dan pihak BI. Jadi nanti ada puluhan SPBU di sana (Pontianak) yang wajib bertransaksi dengan uang elektronik. Prosesnya nanti saya sampaikan lagi," ucap Adiatma.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisStanly Ravel
EditorAgung Kurniawan
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM