Toyota Siapkan Teknologi "Dynamic Force" Ketimbang "Turbo" - Kompas.com

Toyota Siapkan Teknologi "Dynamic Force" Ketimbang "Turbo"

Ghulam Muhammad Nayazri
Kompas.com - 07/08/2017, 17:01 WIB
Ilusrasi mesin Toyota.Carscoops Ilusrasi mesin Toyota.

Michigan, KompasOtomotif – Meningkatkan efisiensi bahan bakar dan mengurangi emisi pada kendaraan, jadi tuntutan produsen mobil saat ini. Tidak berhenti sampai situ, kinerja (performa) mesin juga harus bisa semakin mumpuni.

Memandang hal tersebut, Toyota sedang merombak teknologi mesin untuk bisa mengakomodasi tiga hal tersebut. Namun, tidak seperti pembuat mobil lainnya, Toyota tidak berencana mengurangi ukuran mesin dan memasangkan turbocharger di seluruh jajaran modelnya.

Ben Schlimme, Powertrain Executive Program Manager, Advanced Planning and Research Toyota Motor Amerika Utara mengatakan, kalau semua mesin Toyota ke depan, akan mendapatkan teknologi yang akan dipasang pertama kali pada Camry model year 2018, yang sudah didesain ulang.

Mesin empat silinder Camry yang baru, yang diberi nama Dynamic Force, memiliki tenaga 206tk dan merupakan sedan terlaris Toyota dengan rating konsumsi bahan bakar hanya 41 mpg (miles per gallon) di jalan raya.

Toyota tidak mengurangi ukuran mesin 2.5 L Camry 2017, tapi sebaliknya, engineer berupaya meningkatkan efisiensi mesin di empat area utama, seperti pengurangan gesekan (friction reduction), aliran knalpot (exhaust flow), pendinginan (cooling) dan sistem asupan (intake system).

Hasilnya, mesin 2.5 liter telah mengalami perbaikan efisiensi termal sampai 40 persen, dan beberapa mesin telah mencapai tingkat itu. Schlimme menyoroti, kalau intake system pada mesin menjadi fitur utama dari strategi Dynamic Force.

Toyota melakukan ubahan sudut intake valve, juga melebarkan sudut antara intake dan exhaust valve, serta menggunakan piston yang dimodifikasi. Campuran udara dan bahan bakar yang masuk ke dalam silinder, dibuat bergerak berputar atau membentuk pusaran (swirling motion). Gerakan tersebut akhirnya bisa meningkatkan pembakaran, menghasilkan lebih banyak tenaga dan menurunkan emisi.

"Dynamic Force tidak semata-mata ditujukan untuk mesin 2.5 liter saja. Kami berupaya untuk membawanya ke segmen lain, termasuk truk dan SUV. Sementara Dynamic Force untuk mesin V-6 dan V-8 berada dalam bentuk konsep,” ujar Schlimme mengutip Autonews, Senin (7/8/2017).

PenulisGhulam Muhammad Nayazri
EditorAgung Kurniawan
Komentar

Terkini Lainnya

Pertamina Kembali Kampanyekan Pertamax Turbo

Pertamina Kembali Kampanyekan Pertamax Turbo

News
Benelli Bawa Scrambler Saingan Ducati

Benelli Bawa Scrambler Saingan Ducati

News
Konsumen AHM, Geber 'Supersport' Honda RC213V-S

Konsumen AHM, Geber "Supersport" Honda RC213V-S

News
Mobil Murah pun Masih Diskon

Mobil Murah pun Masih Diskon

News
Awas “Mantra” Pramuniaga yang Mampu Menyihir!

Awas “Mantra” Pramuniaga yang Mampu Menyihir!

Feature
Cicipi Skutik Honda 150 Cc Rp 44,9 Juta

Cicipi Skutik Honda 150 Cc Rp 44,9 Juta

Tes
10 Hari Pameran, 17.000 Kendaraan Terjual

10 Hari Pameran, 17.000 Kendaraan Terjual

News
Kata Mitsubishi soal Kredit Xpander 10 Tahun

Kata Mitsubishi soal Kredit Xpander 10 Tahun

News
Xpander Mulai Serap Konsumen Merek Lain

Xpander Mulai Serap Konsumen Merek Lain

News
Mobil dan Motor Suzuki yang Laris Diekspor

Mobil dan Motor Suzuki yang Laris Diekspor

News
Kenal Lebih Dekat dengan Daihatsu “Move Canbus”

Kenal Lebih Dekat dengan Daihatsu “Move Canbus”

Produk
Ragam Produk 'Aftermarket' Baru di Tangerang

Ragam Produk "Aftermarket" Baru di Tangerang

Aksesoris
Mau Buat 'Mobil Toko' Daihatsu, Ini Harganya

Mau Buat "Mobil Toko" Daihatsu, Ini Harganya

Niaga
Interior Mobil Rasa Pesawat dan Kantor Mewah

Interior Mobil Rasa Pesawat dan Kantor Mewah

Modifikasi
Target Optimistis Suzuki dari Kinerja Ekspor 2017

Target Optimistis Suzuki dari Kinerja Ekspor 2017

News