Kamis, 21 Agustus 2014

Otomotif


Honda Bangun Pabrik Sepeda Motor ke-4 di Indonesia

Penulis: Agung Kurniawan | Jumat, 17 Mei 2013 | 10:55 WIB
Dibaca:   Komentar:
|
Share:
  • Sumber : KompasOtomotif | Author : Agung Kurniawan

    Petinggi Honda Motor Co, dan Astra International Tbk melakukan upacara pemancangan tiap pertama

  • Sumber : KompasOtomotif | Author : Agung Kurniawan

    Prijono Sugiarto didamping petinggi Honda Motor Co., meninjau pabrik yang akan dibangun

 Karawang, KompasOtomotif - PT Astra Honda Motor (AHM) pagi ini (17/5/2013) memulai pembangunan pabrik keempatnya di Kawasan Industri Indotaisei, Kota Bukit Indah, Karawang, Jawa Barat. Pemancangan tiang pertama (ground breaking) dilakukan oleh Presiden Direktur PT Astra International Tbk (Grup Astra), Prijono Sugiarto, Komisaris AHM, Yusuke Hori dan Presiden Direktur AHM, Toshiyuki Inuma.


Pabrik ini nantikan bisa memproduksi 1,1 juta unit sepeda motor per tahun dan menyerap lebih dari 3.000 tenaga kerja baru. Pabrik ini direncanakan mulai berproduksi pada semester kedua tahun depan. Dengan tambahan pabrik baru ini, total produksi sepeda motor Honda di Indoensia akan mencapai 5.3 juta unit per tahun.Untuk pabrik baru, AHM harus mengeluarkan dana Rp 3,3 triliun, dibagi dengan Honda Motor Company, Jepang dan Astra International Tbk.

Angin dan Surya
Presiden Direktur AHM, Toshiyuki Inuma mengatakan, pabrik baru ini menerapkan  konsep perusahaan ramah lingkungan (green Company), khusus untuk penggunaan bahan baku, termasuk  pembangkit listrik bertenaga angin dan surya sebagai sumber energi.


"Melalui pabrik baru ini, kami berkomitmen menyuplai produk berkualitas dengan teknologi canggih, harga terjangkau dan ramah lingkungan sesuai kebutuhan konsumen," ujar Inuma di Karawang.

Presdir Grup Astra Prijono Sugiarto mengatakan, dengan potensi pertumbuhan ekonomi Indonesia, pasar sepeda motor masih menjanjikan. Meksipun pasar sepeda motor tidak sebaik tahun lalu, investasi tetap dilakukan.

"Kami tidak mau kehilangan momentum, mengantisipasi pasar sepeda motor karena prospek ekonomi tetap positif. Meskipun dalam jangka pendek industri akan dipengaruhi oleh biaya tenaga kerja, melemahnya komoditas, persaingan makin ketat dan peraturan uang muka (DP) kredit minimum untuk pembiayaan otomotif syariah.

Ketiga
Chief Operating Officer for Regional Operations and Oceania Honda Motor Company Limited, Hiroshi Kobayashi menambahkan, Indonesia merupakan pasar sepeda motor ketiga terbesar ketiga di dunia setelah China dan India. Jumlah penduduk yang besar dan daya beli kuat membuat Indonesia terus tumbuh di masa mendatang.

Prediksi penjualan sepeda motor tahun ini mencapai 7 juta unit dan menjadi pasar terbesar buat Honda di dunia. "Tahun lalu kami mencatatkan produksi ke 35 juta. Kami bersyukur bisa terus menemani masyarakat Indonesia dengan sarana transportasi yang ekonomis dan berkualitas," tutup Kobayashi.

Editor : Zulkifli BJ