JAKARTA, KOMPAS.com - Korlantas Polri memberikan perhatian khusus saat momen arus balik Lebaran 2025 yang akan terjadi pada 1-4 Maret 2025 mendatang.
Pasalnya, dikatakan Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho pada periode dimaksud arus lalu lintas akan mengalami peningkatan 14 persen. Sehingga diperlukan rekayasa berserta langkah-langkah antisipatif guna menghindari hal tidak diinginkan.
"Ada prediksi yang ditakutkan pada saat arus balik, yaitu peningkatan 14 persen. Inilah yang harus diantisipasi. Tetapi pada saat arus mudik, aman-aman saja," kata dia dalam keterangannya dikutip Jumat (21/2/2025).
Baca juga: Daihatsu Sigra Terdepak, Brio Satya Jadi Primadona LCGC
Agus menyampaikan, kini Mabes Polri bersama Korlantas Polri sedang melakukan Operasi Keselamatan 2025 sebagai salah satu upaya mempersiapkan menghadapi Operasi Ketupat 2025 bulan depan.
Kebijakan ini memastikan bahwa arus mudik dan arus balik harus aman jadi tidak ada lagi persitiwa yang horor, tidak ada lagi peristiwa yang menonjol.
"Jadi tidak ada lagi peristiwa yang horor," ucap dia.
Lebih jauh, disebutkan ada empat klaster yang harus disiapkan jelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2025 yang meliputi jalan tol dan jalan nasional.
"Pertama kita mempersiapkan jalur tol, baik itu nanti kerawanan di dalam tol termasuk juga mempersiapkan jalan-jalan nasional," jelas Agus.
Baca juga: Pemprov Jakarta Gelar Mudik Gratis 2025, Cek Kota Tujuan dan Syarat Pendaftarannya
View this post on Instagram
Klaster lainnya adalah kesiapan area wisata dan area dalam kota dan klaster ketiga meliputi pelabuhan tempat penyeberangan, seperti Merak.
"Termasuk tempat-tempat yang tentunya nanti menjadi tujuan dari para pemudik termasuk tempat ibadah, wisata, dan lain sebagainya," ujar Kakorlantas.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.