Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal Sindoro Sejahtera Mulya, PO Baru Trayek Ponorogo

Kompas.com - 11/12/2024, 11:42 WIB
Muhammad Fathan Radityasani,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.comPT Sindoro Sejahtera Mulya (PO SSM) resmi menjadi pendatang baru di dunia transportasi antarkota antarprovinsi (AKAP). Perusahaan ini melayani trayek Kotabumi dan Poris menuju Ponorogo dan Magetan dengan dua kelas layanan, Eksekutif dan Sleeper.

Direktur PO SSM Kurnia Lesani Adnan menjelaskan, pendirian perusahaan ini berawal dari diskusi panjang bersama Dede Indra Permana, putra pendiri PO Sindoro Satria Mas, Soediro Atmo Prawiro

"Jadi di Semarang itu ada PO Sindoro Satria Mas, dari 1990-an saya bertemu dengan Dede, kenal dekat. Lalu di 2000-an, Dede menggawangi PO Sindoro Satria Mas, trayek AKAP dari Jakarta ke Ponorogo dan Wonogiri," kata pria yang akrab disapa Sani kepada Kompas.com, Selasa (10/12/2024).

Baca juga: Per Desember 2024, Transjakarta Operasikan 300 Unit Bus Listrik

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Adiputro Wirasejati (@adiputro_official)

 

Namun di 2016, Dede mulai sibuk dengan kegiatan lain, sehingga tidak bisa lagi mengurus operasional PO Sindoro Satria Mas. Keluarga pun memutuskan untuk fokus pada layanan pariwisata, dan trayek AKAP dihentikan.

"Dari situ kita bangun Sindoro Sejahtera Mulya. Market (penumpang) sudah ada dan nama besar SSM dia yang mengawali, memulai divisi AKAP," kata Sani.

Menurut Sani, trayek menuju Ponorogo memiliki potensi besar yang selama ini kurang dilirik oleh operator bus. Sebagian memilih untuk buka tujuan ke Wonogiri dan Yogyakarta.

Baca juga: Mau Ikut Kompetisi Drift, Cari Mobil dengan Rangka Utuh


"Saya dan Dede merasa potensi Ponorogo ini cukup bagus. AKhirnya kita wujudkan, tuangkan ke unit Sindoro Sejahtera Mulya," kata Sani.

Saat ini PO SSM sudah memiliki enam bus, dua kelas Sleeper dan empat Eksekutif. Bus memulai operasionalnya pada 15 Desember dari arah Timur (Ponorogo dan Magetan) dan 16 Desember dari Barat (Kotabumi dan Poris).

Buat tarifnya, untuk tujuan di area Jawa Tengah, Rp 280.000, kalau Jawa Timur Rp 300.000. Sedangkan yang sleeper, tarifnya Rp 400.000.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau