JAKARTA, KOMPAS.com - Seiring perubahan zaman dan majunya industri karoseri di Tanah Air, desain bus juga alami perubahan. Kini ada banyak model bodi bus baru dengan desain yang beragam dari berbagai karoseri.
Maka dari itu, bodi bus tempo dulu yang dulu pernah eksis kini menjadi unit yang langka. Misalnya seperti perusahaan otobus (PO) Garuda Mas yang punya bodi bus kini sudah tidak produksi lagi. Alasannya, lantaran Karoseri yang merakit bodi tersebut sudah tidak lagi beroperasi.
Saat ini hampir semua pebalap Ducati sangat cepat. Sedikit banyak hal tersebut karena para pebalap mempelajari data satu sama lain, dan yang dijadikan patokan tentu Francesco Bagnaia.
Pecco panggilan Bagnaia mengatakan, para pebalap Ducati bisa mengakses data balapnya dan itu menjadikan rintangan besar di tengah perebutan gelar MotoGP. Sebab, dia mesti mencari jalan lain agar lebih kencang.
Baca juga: Modifikasi Honda Scoopy Gaya Bobber, Dapat Predikat Juara Nasional
Berikut 5 artikel terpopuler di kanal otomotif pada Senin, 7 November 2023 :
1. Intip Bodi Bus Langka Milik PO Garuda Mas
Berdasarkan foto yang diunggah oleh akun Instagram @trinovandawijavairea_, bodi bus klasik tersebut menunggu untuk dipinang oleh pemilik baru atau dijual. Namun, bila tidak ada yang membeli, bus akan berakhir menjadi besi tua.
Baca juga: Intip Bodi Bus Langka Milik PO Garuda Mas
2. Ducati Kencang karena Semua Pebalap Pakai Data Bagnaia
“Saya rasa kami tidak memiliki keunggulan, dalam hal pengalaman di MotoGP. Saat ini, jika Anda cepat, semua orang akan melihat data Anda. Anda bertarung melawan orang lain," kata Bagnaia, dilansir dari Crash, Selasa (7/11/2023).
“Bagi saya, ini bagus tetapi juga sulit. Mungkin terkadang kita menemukan sesuatu yang lain pada mereka. Namun, di sesi berikutnya mereka semua mencobanya," ujar Bagnaia.
Baca juga: Ducati Kencang karena Semua Pebalap Pakai Data Bagnaia
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.