Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 12/07/2023, 18:21 WIB
Muhammad Fathan Radityasani,
Aditya Maulana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Razia memang menjadi cara Polisi menindak pelanggaran di jalan raya. Ketika bertemu di jalan, pengendara sebaiknya tetap mengikuti arahan Polisi agar tetap aman.

Jangan coba contoh pengendara seperti pada video yang diunggah akun karangasemterkini di Instagram. Pada video singkat tersebut, terlihat seorang pengendara motor yang masih pelajar malah menghindar saat ada razia.

Pengendara tadi malah putar balik, tidak sadar dari arah berlawanan datang truk hijau. Beruntung motor cuma terserempet, pengendara motor dan penumpangnya pun aman dari celaka.

Baca juga: Coba Hindari Razia, Pengendara Motor Ini Malah Terserempet Truk

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Info Karangasem - Bali (@karangasemterkini)

 

Head of Safety Riding Promotion Wahana Agus Sani mengatakan, sangat berbahaya kalau menghindari razia. Pengendara harus bertanggung jawab ketika ada di jalanan, bukan menghindar karena melakukan kesalahan.

"Ini kembali lagi kepada faktor orang tua yang mengizinkan anaknya berkendara. Anak yang masih di bawah umur dan belum memiliki SIM sebaiknya jangan diizinkan untuk membawa kendaraan sendiri," kata Agus kepada Kompas.com, Rabu (12/7/2023).

Baca juga: Arti Bulatan Merah dan Kuning pada Ban Mobil


Agus menjelaskan, anak usia sekolah memang belum mampu menghadapi situasi yang seperti di video, bertemu razia. Biasanya mereka cenderung takut ditilang, mencoba menghindar.

"Seharusnya jika melihat razia di depan jalan, kita harus tetap tenang, walau mungkin memiliki kesalahan seperti tidak punya SIM atau tidak memakai helm. Sebenarnya tidak semua razia dilakukan itu merazia kelengkapan kendaraan," kata Agus.

Jadi kalau ada razia, baik dalam kondisi ada yang dilanggar atau tidak, tetap ikut arahan Polisi yang bertugas. Hal ini merupakan bagian dari tanggung jawab ketika ada di jalan raya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com