Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Video Sopir Truk Jadi Korban Pemalakan Saat Tunggu Lampu Merah

Kompas.com - 20/12/2022, 16:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemalakan terhadap pengemudi truk kerap terjadi di jalanan Indonesia. Bukan cuma beraksi di tempat sepi, sekarang pemalak berani melakukan aksinya di siang hari.

Misal seperti pada video yang diunggah akun Romansa Sopir Truck di Instagram, terlihat pemalak yang naik ke bagian kabin truk. Pengemudi mengaku telah dirampas HP-nya oleh pemalak di daerah Lampu Merah Kelapa Gading, Jakarta.

"HP dua, tolong bantuannya bang," ucap pengemudi tersebut dikutip Kompas.com dari video yang diunggah Romansa Sopir Truck, Selasa (20/12/2022).

Baca juga: Cara Agar Profesi Pengemudi Truk Tidak Hilang, Tetapkan Upah Standar

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Romansa Sopir Truck (@romansasopirtruck)

 

Menanggapi kejadian seperti ini, Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) mengatakan, para pemalak ini memang menyasar sopir truk yang membawa muatan dan kaca terbuka.

"Susah untuk menghindari hal tersebut karena gerakan mereka gerilya. Penting untuk adanya pengawasan petugas di kawasan yang rawan kejahatan," ucap Sony kepada Kompas.com, Selasa (20/12/2022).

Menurut Sony, pengemudi berhak mendapat jaminan keselamatan saat sedang di jalan raya. Cuma petugas yang bisa diandalkan untuk memberikan rasa aman pada pengguna jalan.

Baca juga: Dua Mobil Hybrid Honda Bakal Meluncur di Indonesia pada 2023


Lalu untuk mengurangi risiko kejadian pemalakan, sopir sebaiknya menutup kaca. Kemudian kalau ada aksi pemalakan, rekam dengan HP dan tidak usah diladeni, menghindari aksi agresif dari pemalak.

"Terakhir, sebatas membunyikan klakson panjang saat dijarah dan jangan ambil risiko untuk melawan. Segera laporkan ke Polisi terdekat," ucap Sony.

Kemudian untuk pengusaha barang atau pengemudi, bisa sediakan gas air mata sebagai upaya membela diri. Jadi sebelum terjadi perampasan, pengemudi bisa melumpuhkan pelaku.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.