Krisis Pasokan Cip, Jadi Alasan Honda BR-V Inden sampai Dua Bulan

Kompas.com - 01/04/2022, 08:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Krisis cip semikonduktor masih menghantui berbagai pabrikan mobil di global, tak terkecuali di Indonesia.

Salah satu pabrikan otomotif yang terkena dampak ialah PT Honda Prospect Motor (HPM).

Yusak Billy, Business Innovation and Marketing & Sales Director HPM, mengatakan, sejak resmi dipasarkan, akhir tahun lalu, BR-V diklaim sudah mencapai angka pemesanan 6.400 unit.

“Kita sudah retail 1.500 unit di Januari dan Februari, bulan (Maret 2022) ini juga sekitar segitu,” ucap Billy kepada Kompas.com, pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2022, Kamis (31/3/2022).

Baca juga: Honda Belum Mau Ekspor All New HR-V Varian 1.5L Turbo

Adapun model terlarisnya masih dikuasai oleh varian tertinggi yaitu yang memiliki paket keselamatan canggih Honda Sensing. Hanya saja diakui bahwa pengiriman pasokan mobil tersebut masih terkendala masalah produksi pabrik, disebabkan krisis pasokan cip semikonduktor.

“Saat ini untuk Honda Sensing paling banyak dipesan, namun terkendala cip semikonduktor harus inden satu sampai dua bulan, ini untuk pemesanan yang di Jakarta. Ya semakin canggih mobilnya, semakin banyak cip yang digunakan, semakin risikonya besar,” ucap Billy.

All New Honda BR-VKOMPAS.com/Ruly All New Honda BR-V
Billy mengatakan, hingga saat ini pihaknya terus melakukan monitoring agar unit All New BR-V bisa cepat di delivery ke konsumen.

“Kita selalu memonitor, tak bisa menjanjikan ini akan naik atau bagaimana, tetapi sejauh ini pasokannya terus tumbuh,” kata dia.

Baca juga: Wuling Coba Bangkit Usai Kena Dampak Pandemi

Sebagai informasi, All New BR-V merupakan hasil pengembangan dari mobil konsep N7X (New 7 Seater eXcitement) yang sempat dipamerkan Honda pada Mei 2021 lalu.

Mobil ini dirancang bangun untuk menyesuaikan kebiasaan berkendara masyarakat Indonesia. Oleh sebab itu, risetnya pun dilakukan di Tanah Air

Khusus untuk Honda BR-V Prestige atau varian tertingginya sudah dilengkapi dengan Honda Sensing yang disematkan fitur-fitur canggih di dalamnya, seperti Lead Car Departure Notification System (LCDN), Collision Mitigation Brake System (CMBS), Lane Keeping Assist System (LKAS), Road Departure Mitigation (RDM).

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.