Pengendara Yamaha Nmax Lawan Arah Ditegur Malah Ngeyel

Kompas.com - 10/11/2021, 11:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelanggaran lalu lintas pengendara sepeda motor melawan arus masih sering terjadi. Seolah melawan arah merupakan pelanggaran yang sulit diberantas.

Seperti yang terlihat dalam video yang diunggah akun Instagram ndarp_, terlihat ada pengendara Yamaha Nmax yang melawan arah di jalur yang berlawanan.

Padahal, dalam video tersebut terlihat ruas jalan yang dilewati pengendara tersebut tidak begitu macet.

Baca juga: Meskipun Dapat Prioritas, Pengemudi Ambulans Bukan Asal Juga

https://www.instagram.com/p/CV71w5Lp4AK/?utm_source=ig_web_copy_link

 

Budiyanto, pemerhati masalah transportasi, mengatakan, pengendara yang melawan arus sulit ditertibkan dan selalu berulang karena beberapa sebab.

Menurutnya, polisi sulit memberantas karena keterbatasan sarana dan prasarana yang ada. Hal tersebut semakin sulit karena kurangnya jumlah personel, pengawasan, serta penegakan hukum di lapangan.

"Pengawasan dan penegakan hukum secara konvensional tidak akan efektif untuk mencegah dan menertibkan pelanggaran tersebut ditambah budaya permisif yang melekat pada sebagian masyarakat pengguna jalan, memberikan kontribusi terhadap rendahnya disiplin pengendara motor," kata Budiyanto, belum lama ini.

Karena itu, katanya perlu cara-cara yang tepat dan memberikan efek jera pada pengendara nakal. Meski demikian, dia mengakui membangun disiplin tidak semudah membalikan telapak tangan.

"Sehingga mendorong adanya perubahan perilaku yang mengarah pada perubahan yang positif," kata Budiyanto.

Baca juga: Alami Diplopia, Marquez Absen di MotoGP Valencia dan Sesi Tes Jerez

Kasatlantas Polres Blora, AKP Edi Sukamto menunjukkan lokasi kamera ETLE di kantornya, Kamis (25/3/2021)KOMPAS.com/ARIA RUSTA YULI PRADANA Kasatlantas Polres Blora, AKP Edi Sukamto menunjukkan lokasi kamera ETLE di kantornya, Kamis (25/3/2021)

Cara konvensional baik dalam pengawasan maupun penegakan hukum sudah tidak tepat lagi. Namun, harus beralih menggunakan bantuan teknologi dan membangun sistem pengawasan yang terintegrasi.

"CCTV yang dihubungkan dengan sistem E-TLE pada lokasi rawan pelanggaran melawan arus merupakan hal yang mendesak untuk segera dilaksanakan pada titik-titik rawan pelanggaran lalu lintas lawan arus," katanya.

Saat ini, katanya, penegakan hukum dengan sistem E-TLE sudah berjalan, tetapi masih sangat terbatas karena baru pada ruas-ruas penggal jalan tertentu atau jalan protokol.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.