Ketahui Efek Samping Dongkrak Tenaga Mesin dengan Remap ECU

Kompas.com - 11/09/2021, 11:02 WIB
Sejumlah pemilik mobil BMW seri M turut berlomba menjadi ''fastest of the day'' saat acara BMW M Owners Club Indonesia (MOCI) Racing Academy Seri ke 6 di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (30/09/2017). Pemenang MOCI Racing Academy akan menjadi duta besar MOCI untuk perilaku berkendara yang aman, terutama untuk sesama pengguna kendaraan sport berperforma tinggi di jalan umum. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELISejumlah pemilik mobil BMW seri M turut berlomba menjadi ''fastest of the day'' saat acara BMW M Owners Club Indonesia (MOCI) Racing Academy Seri ke 6 di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (30/09/2017). Pemenang MOCI Racing Academy akan menjadi duta besar MOCI untuk perilaku berkendara yang aman, terutama untuk sesama pengguna kendaraan sport berperforma tinggi di jalan umum.

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu cara yang bisa dilakukan oleh pemilik kendaraan yang ingin mengoptimalkan perfoma mesin mobilnya adalah dengan melakukan remapping ECU alias remap ECU.

Remap ECU merupakan proses kalibrasi ECU mobil yang diklaim bisa meningkatkan tenaga mesin lebih dari 10 persen. Dengan kata lain, ini adalah proses untuk menyetel ulang ECU agar sesuai dengan kebutuhan pemilik kendaraan.

Meski begitu, pemilik mobil sebaiknya mengetahui efek samping sebelum melakukan remap ECU.

Dealer Technical Support Dept Head PT Toyota Astra Motor (TAM) Didi Ahadi mengatakan, produsen mobil sudah menyiapkan kendaraan sedemikian rupa agar selalu optimal dan bisa bertahan dalam jangka panjang.

Baca juga: Yamaha FreeGo Punya Baju Baru, Harga Masih Sama

Menurut Didi, ECU yang terpasang tidak mungkin memiliki program yang buruk dan berumur pendek, oleh sebab itu tidak disarankan untuk tidak mengotak-atiknya. Penentuan remap ECU oleh pabrikan dilakukan berdasarkan riset panjang terhadap satu kebutuhan target konnsumen model tertentu. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jadi, bukan asal dilakukan hanya berdasarkan ego atau emosi sesaat, namun untuk keuntungan jangka panjang kepemilikan kendaraan.

“Remap itu merubah parameter-parameter seperti injector, timing dan sebagainya, yang mana hal tersebut sudah diatur sedemikian rupa oleh pabrikan dengan memperhitungkan keamanannya. Diantaranya kekuatan, material part-nya dan lain-lain,” ucap Didi saat dihubungi Kompas.com beberapa waktu lalu.

Proses remap ECUinstagram.com/elikaautomotive Proses remap ECU

Didi menambahkan, bila dilakukan oleh orang yang kurang kompeten atau tidak ahli akan membuat remap ECU menjadi gagal yang berujung merusak komponen mesin.

“Tidak boleh dilakukan sembarangan, harus orang yang benar-benar paham betul. Selain itu, peralatan remap ECU seperti laptop yang digunakan harus memiliki spesifikasi khusus,” kata Didi.

Didi menegaskan, jika ada kerusakan yang disebabkan oleh remap ECU, maka garansi mobil bisa hangus dan kerusakan tidak bisa di cover.

Baca juga: Erick Thohir Naik ke Kabin Taksi Terbang EHang 216

“Maka dari itu, pemilik kendaraan sebaiknya lakukan perawatan sederhana saja, dan jangan lupa untuk melakukan servis berkala agar perfoma mesin mobil selalu terjaga,” ucapnya.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Head Product Improvement/EDER Dept Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Bambang Supriadi.

“Secara teknis remap ECU memang bisa mendongkrak perfoma mesin mobil. Tetapi kalau sampai ada kerusakan karena remap itu, maka garansinya tidak berlaku,” kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.