Saat Mobil Berhenti di Lampu Merah, Lebih Baik Pakai Rem Tangan atau Rem Kaki?

Kompas.com - 24/08/2021, 11:12 WIB
Ilustrasi mengemudi. Agung KurniawanIlustrasi mengemudi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Berkendara penuh konsentrasi dan memikirkan faktor kemanan merupakan pedoman berkendara yang harus dilakukan oleh pengemudi. Tidak hanya pada saat mobil berjalan, namun juga ketika berhenti di lampu merah.

Ada beberapa cara dilakukan oleh pengemudi untuk menghentikan laju kendaraan pada saat berhenti di lampu merah. Sebagian pengemudi menggunakan rem kaki dan ada juga yang menggunakan rem tangan (handbrake) untuk menahan mobil.

Baca juga: Polisi Berencana Kurangi Ruas Jalan yang Terkena Ganjil Genap

Meskipun kedua cara tersebut sama-sama bertujuan membuat mobil tidak bergerak saat berhenti di lampu merah, namun ternyata tingkat keamanannya berbeda.

Director Training The Real Driving Center (RDC) Marcell Kurniawan mengatakan, ketika berhenti di lampu merah sebaiknya pengemudi menggunakan fitur parking brake atau menggunakan rem tangan.

Penyebab utama tali rem tangan putusStanly/Otomania Penyebab utama tali rem tangan putus

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Saat berhenti di lampu merah sebaiknya menggunakan parking brake atau hand brake karena jauh lebih aman,” kata Marcell kepada Kompas.com belum lama ini.

Baca juga: Harga Lebih Terjangkau, Rocky 1.200 cc Didaulat Jadi Backbone

Marcell mengatakan, cara ini dinilai lebih aman karena pada saat berhenti di lampu merah, pengemudi bisa saja terdistraksi dengan hal lain yang membuat tidak fokus atau kurang konsentrasi. Hal ini dapat membuat pengemudi secara tidak sadar melepaskan kaki dari pedal rem.

“Saat berhenti di lampu merah ada kemungkinan kita terdistraksi dan tanpa sadar melepas pedal rem,” katanya.

Jika terlepas, tentu saja dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Terlebih, jika pengendara melakukan aktivitas lain selama menunggu lampu merah mati. Misalkan bermain gawai, menelpon atau melakukan kegiatan lain yang bisa mengurangi konsentrasi.

Rem mobil matikStanly/Otomania Rem mobil matik

“Banyak kejadian pengemudi terdistraksi karena main handphone saat lamer (lampu merah), sehingga tidak sadar kalau sudah hijau,” kata dia.

Baca juga: Mulai Hari Ini, Kota Cimahi Berlakukan Ganjil-Genap

Pada saat berhenti di lampu merah,sebaiknya pengemudi tetap berkonsentrasi penuh. Meskipun mobil sudah menggunakan parking brake bukan berarti pengemudi bisa bebas melakukan aktivitas lainnya.

“Pengemudi juga harus waspada terhadap kondisi di sekitar, jangan melakukan kegiatan lain selama lampu merah. Sehingga, jika lampu sudah hijau bisa langsung berjalan,” ucap Marcell.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.